Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bangka Barat

Rahmat Sutomo dan Marlita Sahara Harumkan Nama RSUD Depati Bahrin Bangka 

RSUD Depati Bahrin, Sungailiat, Kabupaten Bangka, meraih penghargaan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

Tayang:
Editor: suhendri
Dokumentasi RSUD Depati Bahrin
Sertifikat penghargaan dari Bapeten kepada tenaga radiografer dan fisikawan medis RSUD Depati Bahrin, Sungailiat, Kabupaten Bangka. 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS — Dua pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin, Sungailiat, Kabupaten Bangka, meraih penghargaan dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). 

Kedua pegawai tersebut merupakan tenaga radiografer dan fisikawan medis, yakni Rahmat Sutomo dan Marlita Sahara.

Keduanya diganjar penghargaan atas partisipasi aktif dalam ajang Call for Candidate kepatuhan pelaporan data dosis radiasi pasien serta penerapan tingkat panduan diagnostik, dengan predikat sangat baik.

Direktur RSUD Depati Bahrin, Yogi Yamani, menyebutkan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan konsistensi tim radiologi RSUD Depati Bahrin dalam menjaga mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta kepatuhan terhadap regulasi yang ditetapkan.

“Keterlibatan aktif radiografer dan fisikawan medis membuktikan bahwa RSUD Depati Bahrin senantiasa menempatkan keselamatan pasien sebagai prioritas utama, khususnya dalam layanan radiologi yang berhubungan langsung dengan paparan radiasi medis,” kata Yogi kepada Bangkapos.com, Jumat (26/9/2025).

Ia pun mengaku bangga dan sangat mengapresiasi prestasi yang diraih tenaga kesehatan di RSUD Depati  Bahrin tersebut.

“Kami mengapresiasi kerja keras radiografer dan fisikawan medis yang telah mengharumkan nama rumah sakit,” ujar Yogi.

Menurutnya, penghargaan itu bukan hanya prestasi individu, tetapi juga bukti nyata bahwa RSUD Depati Bahrin berkomitmen untuk selalu meningkatkan standar pelayanan sesuai dengan prinsip keselamatan pasien dan mutu layanan kesehatan.

“Dengan diraihnya penghargaan ini, RSUD Depati Bahrin bertekad untuk terus memperkuat budaya keselamatan pasien, meningkatkan kompetensi SDM, serta mengoptimalkan pelayanan berbasis teknologi dan regulasi yang berlaku,” tutur Yogi. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved