Selasa, 21 April 2026

Berita Pangkalpinang

Persiapan Visa Haji 2026, Calon Haji Pangkalpinang Jalani Rekam Biometrik

Rekam biometrik merupakan langkah yang wajib dilakukan oleh setiap anggota jemaah calon haji sebelum proses pengajuan visa haji.

Editor: suhendri
Dokumentasi Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang
REKAM BIOMETRIK - Jemaah calon haji asal Pangkalpinang menjalani rekam biometrik di gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang. Rekam biometrik ini untuk pemberangkatan haji tahun 2026. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Pangkalpinang telah memulai proses rekam biometrik bagi jemaah calon haji (JCH) asal Pangkalpinang untuk pemberangkatan haji tahun 2026. 

Proses tersebut dimulai sejak Senin (29/9/2025) di gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang.

"Kami sudah mulai melaksanakan rekam biometrik untuk pemvisaan para jemaah Kota Pangkalpinang yang sudah selesai paspor. Kami melayani jemaah setiap hari kerja," kata Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (Kasi PHU) Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Nurmala, dalam rilis yang diterima Bangka Pos, Rabu (1/10/2025).

Rekam biometrik merupakan langkah yang wajib dilakukan oleh setiap anggota jemaah calon haji sebelum proses pengajuan visa haji ke Kedutaan Besar Arab Saudi. 

Sebelum perekaman, anggota jemaah melapor ke staf PHU bagian administrasi untuk mengecek keaktifan paspor, data pada paspor, dan berkas biaya perjalanan ibadah haji (bipih).

Jika data sudah sesuai, jemaah akan mengisi berita acara serah terima paspor dan menunggu antrean untuk perekaman Bio Visa.            

"Kami akan memverifikasi dan memvalidasi data jemaah sesuai dengan berkas paspor dan bipih setoran awal jemaah. Apabila terdapat kesalahan, kita akan proses pengajuan ralat nama jemaah ke pusat. Jika data sudah sesuai, barulah dilakukan perekaman biometrik atau Bio Visa," kata staf Seksi PHU Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Philip Bahri.

Perekaman Bio Visa dilakukan menggunakan aplikasi Saudi Visa Bio oleh Staf PHU Kemenag Kota Pangkalpinang, mencakup pengenalan wajah dan sidik jari.

Tujuannya untuk mempermudah dan memperlancar pemeriksaan jemaah saat tiba di bandara Arab Saudi. 

“Sebagian jemaah mengalami kesulitan perekaman karena sidik jari yang menipis atau tergerus, terutama pada ibu-ibu yang mungkin sering mencuci atau menggunakan handbody,” kata staf PHU Kantor Kemenag Kota Pangkalpinang, Juwadi.

"Bagi jemaah yang tidak bisa terekam, jangan khawatir dan panik. Ketika semua jemaah sudah dilakukan perekaman, yang tidak bisa ini akan dikumpulkan dan diarahkan ke rumah sakit untuk membuat surat keterangan yang akan kami koordinir nantinya," tuturnya.

Sejauh ini , tercatat baru 46 anggota jemaah calon haji Pangkalpinang yang telah menyelesaikan proses perekaman. 

"Kemenag mengimbau JCH yang belum melakukan perekaman untuk segera datang ke Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang pada hari kerja," ujar Juwadi. (*/riz)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved