Rabu, 22 April 2026

Berita Bangka Tengah

Dinkes Bangka Tengah Evaluasi Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) bersama stakeholder.

Ist / Diskominfosta Bateng
RAKOR - Agenda Rapat Koordinasi/Advokasi/Sosialisasi Dalar Rangka Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tingkat Kabupaten Bangka Tengah yang berlangsung di Hotel Santika Bangka, pada Kamis (2/10/2025). 

KOBA, BABEL NEWS - Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah melakukan monitoring dan evaluasi (Monev) pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) bersama stakeholder lintas sektor pada Kamis (2/10). Rapat koordinasi ini merupakan wujud nyata dalam mensinergikan dan menyamakan persepsi terkait penanggulangan penyakit di masyarakat agar dapat terselesaikan secara efektif dan efisien.

"Indikator utama bidang kesehatan adalah angka harapan hidup yang dipengaruhi oleh angka tingkat morbiditas dan mortalitas. Angka harapan hidup akan meningkat jika tingkat kesakitan dan kematian ini turun," ujar Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda.

Menurutnya, upaya meningkatkan kualitas kesehatan ini telah dilakukan mulai dari tingkat nasional hingga daerah, termasuk advokasi, komunikasi, mobilisasi sosial, optimalisasi tata laksana penyakit, serta inovasi yang melibatkan akademisi bidang kesehatan.

"Sesuai peran dan fungsinya, dinas kesehatan yang membidangi urusan kesehatan di tingkat kabupaten telah menyusun dan merencanakan berbagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit, salah satunya melalui pelaksanaan rapat koordinasi yang melibatkan lintas program dan lintas sektor," tambahnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Zaitun menyampaikan, monitoring dan evaluasi (Monev) bidang P2P ini memiliki tujuan untuk menentukan strategi ke depan. "Ini kan sifatnya sosialisasi dan monitoring tentu harapannya dengan adanya evaluasi terkait capaian masing-masing baik itu di puskesmas ataupun rumah sakit," jelas Zaitun.

Ia mengakui, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan capaian kegiatan dan program P2P di masing-masing fasilitas pelayanan kesehatan. "Kemudian harapannya seluruh stakeholder terkait memahami kebijakan dan indikator bidang P2P, juga meningkatkan kualitas pencatatan dan pelaporan kegiatan dan program P2P itu sendiri," sebutnya. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved