Berita Bangka Selatan
Terbaik Turunkan Stunting, Pemkab Bangka Selatan Borong Dua Penghargaan
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kembali mencatatkan dua capaian membanggakan.
TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kembali mencatatkan dua capaian membanggakan. Daerah ujung selatan Pulau Bangka ini mendapatkan penghargaan Terbaik I Penilaian Kinerja Penurunan Stunting Tahun 2024 tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sekaligus Terbaik I Kinerja Perangkat Daerah Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Tahun 2025.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi turut bersyukur atas pencapaian tersebut. Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan, tetapi bukti nyata dari kerja keras lintas sektor yang selama ini terlibat dalam penanganan stunting. Lewat kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mampu mendapatkan penghargaan dalam menekan prevalensi stunting di daerah.
"Alhamdulillah, Kabupaten Bangka Selatan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam penurunan stunting," ujar Debby Vita Dewi, Kamis (20/11).
Debby Vita Dewi menegaskan, penghargaan diterima harus menjadi pemicu bagi semua unsur pemerintah. Khususnya agar meningkatkan pelayanan kesehatan, terutama yang menyasar kelompok rentan.
Ia menyebutkan bahwa masih banyak tantangan lapangan yang membutuhkan fokus. Mulai dari gizi pemenuhan gizi, akses layanan, hingga tingkat pemahaman keluarga terhadap pola asuh dan kesehatan.
Menurutnya, pemerintah tidak boleh terbuai dengan angka keberhasilan semata. Tren penurunan stunting harus dijaga dengan penguatan program dan intervensi yang konsisten. Seluruh unsur pemerintah harus terus meningkatkan pelayanan, terutama bagi ibu dan anak di Bangka Selatan. Kerja sama, dedikasi, dan kebersamaan merupakan kunci keberhasilan dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.
"Pencapaian ini tentu bukan akhir, tetapi menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus menghadirkan pelayanan terbaik, terutama bagi ibu dan anak di Bangka Selatan," papar Debby Vita Dewi.
Pihaknya juga berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor, mulai dari dinas kesehatan, pendidikan, kecamatan, pemerintah desa, posyandu, dunia usaha hingga organisasi masyarakat. Strategi bukan hanya pada intervensi langsung seperti pemantauan tumbuh kembang, pemberian makanan tambahan, dan deteksi dini. Tetapi juga intervensi sensitif seperti penyediaan sanitasi, air bersih, dan edukasi berkelanjutan bagi keluarga.
"Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus mempercepat langkah nyata dalam menurunkan angka stunting secara berkelanjutan," ucapnya.
Debby Vita Dewi tidak lupa mengapresiasi tenaga kesehatan, kader posyandu, pendamping desa, serta para tokoh masyarakat yang selama ini berada di garis terdepan. Mereka disebut sebagai pihak yang paling merasakan langsung dinamika dan kesulitan penanganan stunting di lapangan.
"Semoga ke depan pelayanan kesehatan lebih berkualitas dan mewujudkan daerah yang semakin sehat serta sejahtera," pungkas Debby Vita Dewi. (u1)
| Dorong Layanan Terpadu hingga Desa, Pemkab Bangka Selatan Maksimalkan 122 Posyandu |
|
|---|
| Hari Keempat Pencarian Warga Hilang di Sungai Nyireh, Tim SAR Andalkan Alat Khusus CAPE |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perkuat Peran Posbankum |
|
|---|
| Hadapi Penilaian Adipura 2026, Bangka Selatan Perkuat Sinergi Lintas OPD dalam Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Usulkan Sumur Bor ke Kementan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20251120-TERIMA-PENGHARGAAN-Wakil-Bupati-Bangka-Selatan-Debby-Vita-Dewi.jpg)