Berita Bangka Selatan
Unmuh Babel Edukasi Bahaya Narkoba di SMPN 1 Simpang Rimba
Mahasiswa KKN bersama Dosen Unmuh Bangka Belitung menggelar sosialisasi edukasi dan penyuluhan bahaya narkoba di SMPN 1 Simpang Rimba.
SIMPANG RIMBA, BABEL NEWS - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama Dosen Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung menggelar sosialisasi edukasi dan penyuluhan bahaya narkoba di SMPN 1 Simpang Rimba, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, Selasa (4/11). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba yang sejalan dengan program Indonesia Bersinar yang digerakkan Badan Narkotika Nasional (BNN).
Sosialisasi tersebut dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman generasi muda mengenai bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA). Selain menjelaskan jenis-jenis narkoba seperti sabu, ganja, dan ekstasi, pemateri juga mengulas dampak kesehatan fisik-mental serta konsekuensi hukum sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009.
Tidak hanya menyajikan informasi, kegiatan ini juga membekali siswa dengan life skill agar mampu menolak ajakan negatif, menumbuhkan keberanian berkata "tidak", serta mengenali modus peredaran narkoba di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Sosialisasi yang digelar di aula sekolah diikuti lebih dari 100 siswa kelas VIII serta jajaran guru dan kepala sekolah. Materi disampaikan secara interaktif melalui presentasi, video edukatif, hingga sesi tanya jawab yang membuat para siswa aktif berdiskusi.
Kepala SMPN 1 Simpang Rimba, Samsiar menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. "Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN dan Dosen Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung. Dengan sosialisasi ini, para siswa menjadi lebih berhati-hati dan memperoleh pembekalan penting mengenai penyalahgunaan narkoba. Mereka mengetahui hal baru terkait dampak buruk narkoba," ujar Samsiar dalam rilis kepada Bangka Pos, Selasa (25/11).
Ketua Pelaksana kegiatan dari mahasiswa KKN Unmuh Bangka Belitung memastikan edukasi ini merupakan langkah konkret dalam mencegah penyalahgunaan narkotika sejak usia sekolah. "Kegiatan edukasi dan penyuluhan bahaya narkoba di SMPN 1 Simpang Rimba ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa agar mampu menjauhi penyalahgunaan narkotika," katanya.
Para mahasiswa KKN juga menilai bahwa kolaborasi kampus dan sekolah menjadi langkah strategis dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman dan sehat. Dengan dukungan sekolah serta sinergi berbagai pihak, diharapkan SMPN 1 Simpang Rimba dapat menjadi sekolah yang bersinar dan menjadi contoh pencegahan narkoba di wilayah Bangka Selatan. (*/t2)
| Dorong Layanan Terpadu hingga Desa, Pemkab Bangka Selatan Maksimalkan 122 Posyandu |
|
|---|
| Hari Keempat Pencarian Warga Hilang di Sungai Nyireh, Tim SAR Andalkan Alat Khusus CAPE |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perkuat Peran Posbankum |
|
|---|
| Hadapi Penilaian Adipura 2026, Bangka Selatan Perkuat Sinergi Lintas OPD dalam Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Usulkan Sumur Bor ke Kementan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Anti-narkoba-di-SMPN-1-Simpang-Rimba.jpg)