Jumat, 5 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Cadangan Beras Pemkot Pangkalpinang Tersisa 18 Ton, Distribusi Tunggu Instruksi                  

Pangkalpinang masih menyisakan 18 ton cadangan beras pemerintah daerah (CBPD) yang tersimpan di gudang Bulog Cabang Bangka.

Tayang:
Editor: suhendri
Bangka Pos/Andini Dwi Hasanah
BANTUAN BERAS - Petugas Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) Kota Pangkalpinang menyalurkan bantuan beras cadangan pangan kepada warga penerima manfaat di Kecamatan Rangkui, Senin (6/10/2025). Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dispaper mulai menyalurkan bantuan pangan dari cadangan beras pemerintah daerah, kemarin. Bantuan pangan tersebut diharapkan bisa meringankan beban pengeluaran keluarga penerima manfaat (KPM), menekan laju inflasi, dan memperkuat ketahanan pangan. Total ada 25 ton beras yang disiapkan untuk disalurkan kepada 2.500 KPM di 42 kelurahan di Pangkalpinang. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang masih menyisakan 18 ton cadangan beras pemerintah daerah (CBPD) yang tersimpan di gudang Bulog Cabang Bangka.

Belum ada kepastikan CBPD Kota Pangkalpinang akan kembali disalurkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang membutuhkan.  

"Sekarang masih sisa 18 ton. Untuk disalurkan, kita masih menunggu instruksi dari kepala daerah, mau dikeluarkan atau tidak," kata Kepala Bidang Pangan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) Kota Pangkalpinang, Yiyi Zilaida Dwitri, kepada Bangka Pos, Jumat (28/11/2025).

Sebelumnya, Pemerintah Kota Pangkalpinang telah menyalurkan 25 ton CBPD kepada KPM pada Oktober 2025.

Penyaluran cadangan beras ini sebagai upaya menjaga ketahanan pangan, stabilitas harga, serta memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Yiyi menyebutkan, pihaknya tetap memantau sisa cadangan sebanyak 18 ton di gudang Bulog tersebut sembari menunggu kebijakan lanjutan. 

"Apakah nanti kita keluarkan untuk di akhir tahun, akan kita koordinasikan lebih lanjut. Karena cadangan pangan tinggal 18 ton yang memang seharusnya dikeluarkan jika sangat diperlukan," tuturnya.

Yiyi menambahkan, cadangan beras pemerintah daerah disiapkan untuk menghadapi situasi mendesak seperti bencana alam, keadaan darurat, atau lonjakan kebutuhan masyarakat.

Karena itu, keputusan penyalurannya harus mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk urgensi dan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

"Kami Pemerintah Kota Pangkalpinang kini terus melakukan koordinasi dengan Bulog serta instansi terkait untuk memastikan kesiapan distribusi apabila sewaktu-waktu cadangan tersebut dibutuhkan," ujar Yiyi. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved