Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bangka Barat

Komisi II DPRD Evaluasi Perumdam Tirta Sejiran Setason

Anggota Komisi II DPRD Bangka Barat mempertanyakan capaian kinerja Perumdam Tirta Sejiran Setason.

Tayang:
Bangka Pos / Riki
Ketua Komisi II DPRD Bangka Barat Suherdi, bersama anggota Komisi II, melakukan RDP dengan manajemen perusahaan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada Kamis (27/11/2025). 

MENTOK, BABEL NEWS - Anggota Komisi II DPRD Bangka Barat mempertanyakan capaian kinerja Perumdam Tirta Sejiran Setason. Hal ini dilakukan setelah memanggil manajemen perusahaan dalam rapat dengar pendapat (RDP) di Gedung DPRD Bangka Barat, Kamis (27/11). 

Meski Perumdam mencatatkan keuntungan sepanjang 2025, DPRD menilai laba tersebut belum memenuhi target pembagian deviden. "Perumdam Tirta Sejiran Setason sampai dengan Oktober 2025 ada keuntungan sebesar Rp1,4 miliar. Tetapi itu belum bisa dibagikan karena ada aturan sendiri," kata Ketua Komisi II DPRD Bangka Barat, Suherdi, Jumat (28/11).

Suherdi menginginkan, Perumdam Tirta Sejiran Setason, dapat memberikan kontribusi untuk pendapatan asli daerah Bangka Barat karena Pemkab telah memberikan penyertaan modalnya ke perusahaan air minum tersebut. "Harus ada 20 persen dari keuntungan dari penyertaan modal baru bisa pembagian deviden dari keuntungan tadi," katanya.

Dewan Pengawas dan Pelaksana Pengurusan Perumdam TSS, Ferdinan Tambunan menjelaskan, pada tahun 2023, tahun 2024 dan sampai dengan 31 Oktober 2025, Perumdam meraup keuntungan Rp1,4 miliar. Namun menurutnya, belum dapat memberikan deviden kepada PAD Bangka Barat dikarenakan terkait PP Nomor 54 tahun 2017.

"Deviden itu ada aturannya, kalau kita akumulasikan laba itu harus minimal kita bentuk dulu 20 persen untuk dana cadangan dan itu belum kita penuhi," ujarnya.

Menurutnya, apabila sudah mempunyai dana cadangan 20 persen dari keuntungan itu, baru nanti dana cadangan dapat dijadikan deviden untuk peemerintah daerah. "Tujuan dana cadangan untuk mengantisipasi kerugian di tahun berjalan," jelasnya.

Ia berpendapat, Perumdam TSS bakal terus menambah jumlah pelanggan di 2025, dilakukan pemasangan untuk target 1.000 rumah. "Dengan menambah jumlah pelanggan mudah-mudahan pemasangan 1.000 rumah, otomatis setidaknya mendapatkan penambahan pendapatan dan itulah yang menjadi salah satu sumber pendapatan kita dari pelanggan," ujarnya. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved