Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bangka

2026, Target PAD Rp40 Miliar, Bupati Bangka Optimistis Pasang Target Kinerja Tinggi

Bupati Bangka, Fery Insani bersikap percaya diri dalam menentukan target pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bangka untuk tahun 2026.

Tayang:
(Bangkapos/Arya Bima Mahendra)
Bupati Bangka, Fery Insani. 

SUNGAILIAT, BANGKA POS - Bupati Bangka, Fery Insani bersikap percaya diri dalam menentukan target pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Bangka untuk tahun 2026. Di tengah-tengah kondisi anggaran yang mengalami efisiensi, pihaknya optimistis untuk memasang target kinerja yang tinggi.

"Kondisinya sekarang kita cari pendapatan yang halal dan sesuai ketentuan. PBB-nya, BPHTB-nya, MBLB-nya itu kita optimalkan," kata Fery Insani, Senin (1/12).

Pihaknya memasang target kinerja tinggi untuk pendapatan dengan menaikkan Rp40 miliar untuk target PAD tahun depan. "Kita memasang target kinerja tinggi, makanya kita bilang kepada pegawai mungkin agak kerja keras, khususnya bidang pendapatan. Semua lini harus kerja keras," jelasnya.

Ia menjelaskan, kenaikan target PAD Rp40 miliar untuk tahun 2026 ini dilakukan untuk menutupi defisit anggaran. Pasalnya, semua daerah saat ini mengalami pengurangan dana transfer. Tak terkecuali untuk Kabupaten Bangka yang dikurangi hingga Rp187 miliar.

"Bagaimana kita mengatasi itu, dengan mengefisiensikan belanja, menaikkan pendapatan, tidak menaikkan pajak dan mengoptimalkan aset," jelasnya.

Untuk tahun 2026, pihaknya akan lebih memilih skema bertahan dan mulai 2027 baru akan gencar untuk melakukan pembangunan-pembangunan. "Jadi ibarat main bola kita itu bertahan, seri pun Alhamdulillah. 2026 kita main agak bertahan, 2027 baru kita agak menyerang (mulai membangun-red), mudah-mudahan menang 1-0," kata Fery Insani.

Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Bangka, Hariyadi mengakui, ada beberapa sumber pendapatan yang bakal digenjot untuk mencapai target tersebut. Di antaranya, dengan pengoptimalan serta peningkatan target sejumlah sektor pendapatan pajak.

"Pak Bupati bersama kita melihat bahwa ada beberapa sumber pendapatan pajak yang bisa kita optimalkan. Mudah-mudahan rencana kita dengan peningkatan target pajak yang lumayan tinggi untuk menutupi kekurangan transfer pusat ke daerah di tahun 2026," kata Hariyadi.

Ia menyebut, dari sisi pajak, untuk tahun 2026 ditargetkan adanya peningkatan pendapatan sekitar Rp23-Rp24 miliar. Oleh karena itu, pihaknya akan mencoba mengoptimalkan semua jenis pajak dan retribusi untuk tahun 2026.

Kendati demikian, pihaknya juga akan tetap melakukan mitigasi risiko-risiko yang ada apabila target tersebut tidak tercapai. "Kita siapkan langkah-langkah mitigasi dan risikonya terkait apa yang akan kita lakukan kalau tidak tercapai," tuturnya.

Ia menambahkan, penerimaan pajak yang paling besar ditargetkan untuk tahun 2026 yakni diproyeksikan dari pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB). "Untuk target 2026, kita targetkan (penerimaan terbesar-red) dari BPHTB dan MBLB," tegasnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved