Selasa, 21 April 2026

Berita Bangka Tengah

Ni Komang Widari Lantik Eva Algafry Jadi Ketua Dekranasda dan Bunda PAUD Bangka Tengah

Ni Komang Widari, melantik Eva Algafry sebagai Ketua Dekranasda dan Bunda PAUD Bangka Tengah periode 2025-2030, Selasa (2/12).

Istimewa
PELANTIKAN - Momen saat Ketua Dekranasda sekaligus Bunda PAUD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ni Komang Widari saat melantik Eva Algafry sebagai Ketua Dekranasda serta Bunda PAUD Kabupaten Bangka Tengah di ruang rapat besar Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (02/12/2025). 

KOBA, BABEL NEWS - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) sekaligus Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ni Komang Widari, melantik Eva Algafry sebagai Ketua Dekranasda dan Bunda PAUD Bangka Tengah periode 2025-2030, Selasa (2/12). Pelantikan ini sesuai dengan Surat Keputusan Nomor: 20/SK/DEKRANASDA PROVINSI BABEL/2025.

Ni Komang Widari berharap agar Eva Algafry bisa melaksanakan tugasnya dengan tanggung jawab. "Saya ucapkan selamat atas dilantiknya Ibu Eva sebagai Ketua Dekranasda dan Bunda PAUD Bangka Tengah. Tentu ini suatu keberkahan, namun yang lebih penting adalah tanggung jawab dan amanah yang harus dilaksanakan sebaik mungkin," ujar Ni Komang Widari.

Dirinya turut mengajak Eva Algafry untuk berkolaborasi mengembangkan potensi kerajinan yang dimiliki oleh Bangka Tengah agar mampu bersaing di pasar nasional ataupun internasional. "Kita perlu berkolaborasi dan bersinergi, dengan pemerintah daerah, serta pihak swasta agar mampu menciptakan karya dan inovasi yang dapat dibawa ke tingkat nasional maupun internasional. Diharapkan di bawah kepemimpinan Ibu Eva, potensi-potensi kerajinan di Bangka Tengah semakin tergali," tambahnya.

Eva Algafry mengakui, pengukuhan ini bukan sekadar prosesi seremonial. Namun, juga menandai adanya sebuah amanah ataupun tanggung jawab besar untuk ikut serta memajukan daerah. "Ini merupakan panggilan untuk mengabdi, demi masa depan generasi Bangka Tengah, serta mengembangkan usaha kerajinan lokal," ujar Eva Algafry.

Dirinya mengajak semua pihak untuk mendorong PAUD Holistik Integratif, menyukseskan transisi PAUD ke SD yang menyenangkan, wajib belajar 13 tahun (1 tahun pra-SD), serta fokus pada pencegahan stunting. "Di tangan kitalah harapan untuk mencetak generasi unggul, sehat, cerdas, ceria, dan berkarakter mulia dimulai," pungkasnya. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved