Berita Pangkalpinang

DPRD Babel Tetapkan 7 Anggota KPID 2025-2028

Ketujuh orang tersebut Ade Fitrah Alamsyah, Syahrul Fitri, Yudi Purwanto, Agung Pangestu Prayogo, Wahyu Tri Buwono, Citra Limanti, dan Istiya Marwinda

Editor: suhendri
Bangka Pos
Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bangka Belitung, Pahlivi Syahrun. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pahlivi Syahrun, memastikan pihaknya telah menyelesaikan tahapan dan menetapkan tujuh orang terpilih sebagai anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Babel periode 2025-2028.     

Ketujuh orang tersebut Ade Fitrah Alamsyah, Syahrul Fitri, Yudi Purwanto, Agung Pangestu Prayogo, Wahyu Tri Buwono, Citra Limanti, dan Istiya Marwinda.

Hal itu dipastikan setelah usai Komisi I bersama Ketua DPRD Provinsi Babel menggelar rapat pleno pada Sabtu (29/11/2025) malam.

"Nilai total dibagi jumlah panelis, kita ketemulah angka rata-rata. Angka rata-rata itu dari integritas, kemampuan teknisnya, manajerialnya, kita temukan angka. Angka inilah yang kita ranking, artinya tujuh yang keluar namanya yang paling tinggi," kata Pahlivi saat dikonfirmasi Bangka Pos, Senin (1/12/2025).

Pahlivi menyebutkan, sebelum mengerucut menjadi tujuh orang, setidaknya terdapat 36 peserta yang mengikuti uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test.

Fit and proper test tersebut untuk mengukur integritas, kemampuan teknis dan manajerial. 

"Integritas itu menguji komitmennya, kejujurannya, serta kemampuannya membedakan mana yang prioritas dan mana yang tidak, antara tugas pekerjaan dan keluarga. Kemampuan teknis itu dilihat dari pemahaman tentang dunia penyiaran, sedangkan manajerial itu dilihat dari kemampuan seseorang dalam membuat tata kelola organisasi," tutur Pahlivi.

Lebih lanjut, dia meminta agar tujuh orang yang terpilih sebagai anggota KPID Babel periode 2025-2028 tidak berbangga diri mengingat kondisi penyiaran di Negeri Serumpun Sebalai masih di bawah standar.

"Artinya, ada tanggung jawab besar dengan merosotnya dunia penyiaran yang ada di Bangka Belitung. Ada tanggung jawab besar KPID yang akan datang untuk membangun, menumbuhkan, mengawasi,” ujar Pahlivi.

“Jadi, jangan mengawasinya saja yang dilihat. Harus ada kemitraan dengan pemerintah daerah, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota untuk menumbuhkan penyiaran-penyiaran yang lokal, yang komersial, maupun penyiaran-penyiaran yang bersifat komunitas," lanjutnya.

Pahlivi juga mengimbau agar KPID Babel benar-benar mampu mendongkrak kualitas penyiaran dan tidak sekedar menghambur-hamburkan anggaran.

"Nanti kalau pekerjaannya hanya sifat formalitas, hadir, absen, bisa pergi dinas luar, nah itu yang tidak diinginkan oleh masyarakat,” kata dia.

“Ini akan teruji orang-orang yang terpilih ini, apakah dia benar-benar memiliki kapasitas, nanti akan terlihat dari program kegiatan, komitmennya membangun dunia penyiaran, membina dunia penyiaran akan terlihat nanti. Anda harus membuktikan bahwa memang Anda semua tujuh orang itu adalah orang yang tepat atas pilihan yang mewakili masyarakat," tutur Pahlivi. (riz)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved