Jumat, 5 Juni 2026

Berita Belitung Timur

BPBD Belitung Timur Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem, Personel TRC Siaga Penuh

Kamarudin Muten menginstruksikan BPBD Belitung Timur untuk bersiaga penuh dan memperkuat pemantauan di setiap titik rawan.

Tayang:
Dokumentasi BPBD Belitung Timur
Tim BPBD Belitung Timur melakukan peninjauan ke daerah rawan bencana di Manggar, Belitung Timur. 

MANGGAR, BABEL NEWS - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Belitung Timur untuk bersiaga penuh dan memperkuat pemantauan di setiap titik rawan, dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung sepanjang bulan Desember. 

Instruksi tersebut menyusul peringatan dini BMKG mengenai potensi hujan intensitas tinggi, angin kencang, hingga gelombang laut yang meningkat di wilayah Bangka Belitung. Menindaklanjuti arahan itu, BPBD Belitung Timur langsung mengaktifkan seluruh personel dan menyiagakan peralatan penanggulangan bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Belitung Timur, Robby Yanuar mengatakan, Tim Reaksi Cepat (TRC) telah berada dalam status siaga penuh sejak awal Desember. "Personel TRC selalu siap dan siaga mengantisipasi kondisi cuaca ekstrem dan perubahan iklim sepanjang bulan Desember," ujar Robby Yanuar, Kamis (4/12).

Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan di sejumlah kawasan yang memiliki kerentanan tinggi. Mulai dari pesisir, bantaran sungai, titik rawan banjir, hingga lokasi berpotensi longsor. Monitoring tersebut juga didukung perangkat desa serta relawan di lapangan.

Untuk mendukung langkah penanggulangan cepat, BPBD telah menyiapkan berbagai sarana penting seperti rubber boat, floating boat, tenda dome, tenda family, mobil truk dalmas, tangki air, mesin chainsaw, genset, hingga lampu penerangan darurat. "Alat-alat dukungan sarpras juga sudah disiapkan untuk menunjang respons cepat apabila terjadi keadaan darurat," jelas Robby Yanuar.

Ia juga mengungkapkan, kondisi buffer stock logistik yang saat ini kosong. Untuk mengantisipasi kebutuhan mendesak saat bencana, BPBD tengah menjalin komunikasi dengan perusahaan melalui program CSR. "Saat ini kami mengupayakan permohonan dukungan pihak ketiga berupa bantuan CSR ke PT Timah dan Bank Sumsel Babel," katanya.

Ia menambahkan, untuk menghadapi potensi meningkatnya kejadian bencana hidrometeorologi, BPBD juga memperkuat jaringan relawan. Koordinasi dilakukan dengan Babinsa, TNI, Pramuka Peduli, Tagana, Senkom, ORARI, dan RAPI.

Masyarakat diimbau agar selalu waspada serta mengikuti informasi resmi terkait perkembangan cuaca. "Warga diharap segera melapor jika menemukan tanda-tanda bahaya, seperti kenaikan permukaan air sungai, angin kencang, atau genangan yang meningkat," pungkasnya. (y1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved