Berita Pangkalpinang
Stok Beras di Pulau Bangka Aman hingga 2026, 1.700 Ton dalam Proses Pengiriman
Perum Bulog Cabang Bangka memastikan ketersediaan stok beras di Pulau Bangka berada dalam kondisi aman hingga tahun 2026.
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Cabang Bangka memastikan ketersediaan stok beras di Pulau Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, berada dalam kondisi aman hingga tahun 2026.
Stok beras yang tersimpan di gudang Bulog Cabang Bangka saat ini mencapai sekitar 600 ton, dan segera diperkuat dengan tambahan 1.700 ton beras yang sedang dalam proses pengiriman menuju Bangka.
"Untuk stok kita sementara ini aman dan masih mencukupi untuk tiga hingga empat bulan ke depan. Total sementara ada sekitar 600 ton di gudang, dan tambahan 1.700 ton sedang dalam proses pengiriman," kata Pimpinan Bulog Cabang Bangka Ahmad Mukromin kepada Bangka Pos, Rabu (3/12/2025).
Mukromin menegaskan, pihaknya terus melakukan langkah-langkah penguatan cadangan pangan guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan komoditas di pasar.
Salah satu langkah tersebut adalah pengadaan gabah secara mandiri dari petani lokal, khususnya di Kecamatan Rias, Kabupaten Bangka Selatan.
Langkah ini dinilai tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga ikut mendorong kesejahteraan petani.
"Alhamdulillah, stok beras kita mencukupi. Kami juga melakukan pengadaan mandiri, khususnya di Kecamatan Rias, dengan membeli gabah dari petani. Ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas pasokan sekaligus membantu petani lokal," ujar Mukromin.
Lebih lanjut, dia mengatakan, Bulog akan terus memantau kebutuhan beras masyarakat Bangka Belitung, termasuk melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan (stakeholder) terkait untuk mengantisipasi lonjakan permintaan pada momen tertentu seperti natal, tahun baru, dan Ramadan.
"Dengan tambahan pengiriman ribuan ton beras tersebut, Bulog optimistis suplai beras di Bangka Belitung tetap terkendali dan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan hingga tahun depan," tuturnya. (t2)
| Pemprov Bangka Belitung Ajak Para Pihak Awasi SPMB |
|
|---|
| Dokter Ratna Dituntut 4 Tahun 6 Bulan Penjara |
|
|---|
| Enam Bulan Tercatat 32 Kasus, Pangkalpinang Perkuat Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan |
|
|---|
| 13 Warga Binaan Beragama Buddha di Lapas Narkotika Pangkalpinang Terima Remisi |
|
|---|
| Pemerintah Kota Pangkalpinang Raih Penghargaan Kementerian Hukum |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Pimpinan-Bulog-Cabang-Bangka-Ahmad-Mukromin-neee.jpg)