Berita Bangka Selatan
KUPP Sadai Fokus Pengawasan Kapal, Siaga Jelang Libur Natal dan Tahun Baru
Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, mulai bersiap menghadapi lonjakan penumpang.
SADAI, BABEL NEWS - Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, mulai bersiap menghadapi lonjakan penumpang. Khususnya menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) yang bertepatan dengan libur semester sekolah. Masa angkutan Nataru secara resmi dimulai pada 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, dipastikan bahwa pengawasan keselamatan menjadi fokus utama.
Kepala KUPP Kelas III Sadai, Abdul Kadir Hayat mengatakan, pihaknya telah mengedepankan tiga aspek keselamatan yang wajib dipenuhi seluruh unsur pelayaran, baik operator kapal maupun pengelola pelabuhan. Mulai dari keselamatan dan keamanan penumpang, keandalan operasional kapal dan pelayanan pelabuhan.
Sesuai instruksi dari pemerintah pusat menekankan agar seluruh pelabuhan meningkatkan kesiapsiagaan. "Mengingat mobilitas masyarakat pada libur panjang Nataru diprediksi akan mengalami kenaikan dibandingkan dengan hari-hari biasanya," kata Abdul Kadir Hayat, Sabtu (6/12).
Menurutnya, KUPP Sadai telah melakukan serangkaian pengecekan fasilitas pelabuhan. Begitu pula dengan memastikan seluruh kapal yang melayani rute dari dan menuju Pelabuhan Penyeberangan Sadai memenuhi standar keselamatan.
Salah satu tahapan krusial adalah pemeriksaan kelaiklautan kapal alis ramp check. Untuk kapal-kapal yang beroperasi di Wilayah Pelabuhan Penyeberangan Sadai, tugas ramp check dilakukan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.
Dari hasil koordinasi dan laporan yang masuk, seluruh kapal penumpang dinyatakan layak beroperasi. Dipastikan semua kapal memenuhi persyaratan dasar untuk mengangkut penumpang selama periode liburan. Namun demikian, KUPP tetap mewajibkan seluruh nakhoda untuk rutin melaksanakan pelatihan darurat sesuai aturan yang berlaku. Sesuai aturan, setiap kapal satu bulan sekali harus melaksanakan pelatihan.
"Misalnya pelatihan kebakaran, orang jatuh ke laut dan lain sebagainya. Hal itu wajib dilakukan sesuai peraturan yang ada," papar Abdul Kadir Hayat.
Selain pengawasan terhadap kapal, kesiapan fasilitas Pelabuhan Penyeberangan Sadai juga menjadi perhatian. KUPP telah melakukan peninjauan langsung dan uji petik di lapangan untuk memastikan pelayanan pelabuhan mampu mengimbangi potensi peningkatan arus penumpang.
Hasilnya, ditemukan beberapa catatan penting yang harus segera ditindaklanjuti oleh pihak pengelola pelabuhan. Ia mencontohkan, sistem kamera pengawas atau CCTV masih belum berfungsi maksimal.
"Untuk pelabuhan sudah kami lakukan peninjauan dan uji petik. Di Pelabuhan Penyeberangan Sadai ada beberapa temuan yang akan ditindaklanjuti oleh pengelola pelabuhan," ujarnya.
Abdul Kadir mengakui, pengawasan terhadap arus penumpang libur Nataru tahun ini dinilai lebih kompleks karena kombinasi faktor cuaca. Kemungkinan meningkatnya intensitas hujan, hingga potensi gelombang tinggi pada akhir tahun. Dengan demikian, penerapan prosedur keselamatan menjadi sangat krusial untuk menghindari gangguan perjalanan laut maupun kejadian yang tidak diinginkan.
Diakuinya, untuk penambahan armada menjelang Nataru hal itu belum dilakukan. Saat ini terdapat tiga Kapal Motor Penyeberangan (KMP) yang melayani penyeberangan dari Pulau Bangka ke Pulau Belitung. Yakni KMP Gorare, KMP Menumbing Raya dan KMP Kuala Bate.
"Untuk sementara ini aktivitas pelayaran dari Pulau Bangka Menuju Pulau Belitung hanya dilakukan dua kapal. Sementara KMP Gorare sedang docking (Perawatan-Red)," pungkas Abdul Kadir Hayat. (u1)
Pantau Cuaca Ekstrem
CUACA ekstrem yang terus bergejolak beberapa pekan terakhir membuat Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Sadai, Kabupaten Bangka Selatan, memperketat pengawasan terhadap seluruh aktivitas pelayaran. Langkah itu diambil untuk memastikan operasional pelayaran tetap aman di tengah cuaca yang tidak stabil. Meski demikian, hingga kini pelayanan kapal di Pelabuhan Sadai masih berjalan normal tanpa penundaan.
Pantauan di lapangan aktivitas pelayaran masih berjalan seperti biasanya. Baik itu pelayaran kapal kecil maupun kapal penumpang menuju ke Pelabuhan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.
| Bangka Selatan Usulkan Pembangunan 8 TPS3R ke Pemerintah Pusat |
|
|---|
| Bangka Selatan Perluas Jaringan Bank Sampah |
|
|---|
| Tim Survei Tiga Lokasi Rencana Pembangunan Sekolah Rakyat di Bangka Selatan |
|
|---|
| Riza Herdavid Janji Bangun Ulang Rumah Warga Terbakar |
|
|---|
| Kejari Bangka Selatan Musnahkan 214 Barang Bukti Perkara Inkrah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20251206-PELATIHAN-KESELAMATAN.jpg)