Berita Bangka Selatan
Penguatan Program Kampung Nelayan Merah Putih, Dua Menteri Bakal Kunjungi Desa Tukak
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mematangkan persiapan menyambut kunjungan dua menteri ke Desa Tukak, Kecamatan Tukak Sadai.
TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mematangkan persiapan menyambut kunjungan dua menteri ke Desa Tukak, Kecamatan Tukak Sadai. Kunjungan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (19/12). Kunjungan tersebut dinilai strategis karena berkaitan langsung dengan penguatan program Kampung Nelayan Merah Putih, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDMP), serta pengembangan sektor kelautan dan perikanan.
Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi mengatakan kunjungan itu akan dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono serta Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Ferry Joko Juliantono. Selain itu, Direktur Pertamina, Simon Aloysius Mantiri dijadwalkan turut hadir dalam rangka peluncuran sarana penunjang ekonomi nelayan.
"Kunjungan ke Desa Tukak terkait Kampung Nelayan Merah Putih, KDMP sarta launching Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN-Red)," kata Debby Vita Dewi, Senin (15/12).
Menurut Debby Vita Dewi, pemerintah daerah saat ini fokus pada kesiapan teknis dan koordinasi lintas sektor agar kunjungan berjalan lancar. Koordinasi tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten, tetapi juga melibatkan pemerintah provinsi serta pemerintah desa setempat.
Kehadiran para menteri tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk melihat langsung potensi yang dimiliki Desa Tukak, khususnya sebagai Kampung Nelayan Merah Putih. "Mudah-mudahan semuanya berjalan baik dan tidak ada kendala," ucap Debby.
Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bangka Selatan, Kamarudin, menyambut baik rencana kunjungan dua menteri tersebut. Ia menilai kehadiran pejabat tinggi negara menjadi perhatian penting bagi pengembangan wilayah pesisir, terutama di Kecamatan Tukak Sadai. Kunjungan tersebut dapat memberikan dorongan nyata bagi peningkatan sektor kelautan, perikanan, dan koperasi di Desa Tukak maupun Desa Sadai.
Menurutnya, potensi pesisir Bangka Selatan perlu mendapat perhatian lebih melalui program-program nasional yang berkelanjutan. Desa Tukak telah ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Penetapan tersebut menjadi dasar bagi pengembangan kawasan pesisir yang terintegrasi dengan program pemberdayaan ekonomi nelayan. Selain peninjauan kawasan kampung nelayan, agenda kunjungan juga mencakup rencana peletakan batu pertama pembangunan SPBUN.
"Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung aktivitas nelayan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan bahan bakar yang lebih mudah, terjangkau, dan tepat sasaran," kata Kamarudin. (u1)
| Dorong Layanan Terpadu hingga Desa, Pemkab Bangka Selatan Maksimalkan 122 Posyandu |
|
|---|
| Hari Keempat Pencarian Warga Hilang di Sungai Nyireh, Tim SAR Andalkan Alat Khusus CAPE |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perkuat Peran Posbankum |
|
|---|
| Hadapi Penilaian Adipura 2026, Bangka Selatan Perkuat Sinergi Lintas OPD dalam Pengelolaan Sampah |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Usulkan Sumur Bor ke Kementan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Wakil-Bupati-Bangka-Selatan-Debby-Vita-Dewi-2025.jpg)