Selasa, 21 April 2026

Berita Bangka

PUPR Mulai Perbaiki Talud Penahan Jembatan yang Amblas

Dinas PUPR Kabupaten Bangka mulai melakukan perbaikan talud jembatan penghubung Kampung Stasiun 6 RT 01 Desa Gunung Pelawan yang mengalami amblas.

Istimewa/ BPBD Bangka
TALUD AMBLAS - Kondisi talud dan bahu jalan di sisi jembatan penghubung kampung Stasiun 6 RT 01 Desa Gunung Pelawan dengan Parit 2 Kelurahan Bukit Ketok Kecamatan Belinyu yang amblas beberapa waktu lalu. 

BELINYU, BABEL NEWS - Dinas PUPR Kabupaten Bangka mulai melakukan perbaikan talud jembatan penghubung Kampung Stasiun 6 RT 01 Desa Gunung Pelawan dengan Parit 2 Kelurahan Bukit Ketok Kecamatan Belinyu, yang mengalami amblas. Kondisi talud jembatan mengalami amblas pada bahu jalan dan hampir membuat longsor jalan aspal di dekat jembatan.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangka, Mulyarto Kurniawan menyebut, perbaikan tersebut telah dilakukan sejak empat hari terakhir. "Jembatan itu sedang diperbaiki, yang rusak itu talud, bukan jembatannya. Taludnya dihantam air, taludnya roboh sehingga memakan bahu jalan," kata Mulyarto Kurniawan, Senin (15/12).

Perbaikan tersebut ditargetkan selesai pada 31 Desember 2025. Ia menyebut, perbaikan tersebut dilakukan menggunakan anggaran atau dana darurat dari Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD Kabupaten Bangka.

Berdasarkan Perpres 46 tahun 2025, pengerjaan perbaikan tersebut dapat dilakukan terlebih dahulu dengan estimasi anggaran sekitar Rp100 juta. "Jadi dikerjakan dulu, nanti dibayar melalui anggaran BTT yang ada di BPKAD. Dan itu memang dalam kategori mendesak, ada surat dari camat, ada kajian mendesak dari BMKG, dokumentasi. Itu sudah sampai kena bahu jalan dan bagian bawah aspal itu sudah berongga, kalau kena air besar takut roboh. Nanti itu diisi dengan tanah, dipadatin lagi," jelasnya.

Sembari proses perbaikan dikerjakan, pihaknya juga telah memberikan tanda dan marka di sekitar lokasi tersebut. "Untuk kendaraan-kendaraan yang tonase berat pun kita minta sementara tidak lewat situ dulu," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, curah hujan yang tinggi sejak beberapa waktu terakhir membuat salah satu jembatan di Kecamatan Belinyu berpotensi putus. Pasalnya, salah satu talud sisi jembatan amblas atau longsor akibat dihantam air hujan terus menerus.

Kondisi ini membuat sisi bahu jalan jembatan bolong dan hampir memakan aspal jalan. Hal ini terjadi di jembatan penghubung Kampung Stasiun 6 RT 01 Desa Gunung Pelawan dengan Parit 2 Kelurahan Bukit Ketok Kecamatan Belinyu, Senin (8/12).

"Menurut laporan warga, sisi muka jembatan amblas/longsor terjadi pada pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB," kata Kepala BPBD Kabupaten Bangka, Rusmansyah.

Ia menambahkan, tingginya curah hujan ini membuat tanah yang amblas atau longsor pada sisi muka jembatan panjangnya kurang lebih 4 meter dengan kedalam sekitar 5 meter. "BPBD Bangka dibantu warga setempat melakukan pemantauan di lokasi supaya kendaraan yang melintas tetap aman dan waspada," jelasnya.

Beruntung, tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. BPBD Bangka dan warga setempat pun telah memasang tanda menggunakan alat seadanya di sekitar lubang jalan jembatan yang amblas tersebut sebagai tanda bagi pengendara untuk berhati-hati. "Kami mengimbau warga agar waspada dan hati-hati ketika melintas serta menghindari untuk sementara membawa kendaraan dengan tonase yang berat dan berlebihan," ujarnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved