Kamis, 11 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

8.000 Siswa Bakal Terima Perlengkapan Sekolah Gratis, Pemkab Basel Siapkan Rp3 Miliar

Jumlah penerima tahun ini diproyeksikan meningkat dibanding tahun sebelumnya dengan target mendekati 9.000 siswa.

Tayang:
Bangkapos.com
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Anshori. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan kembali mengalokasikan program bantuan perlengkapan sekolah gratis bagi peserta didik baru jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) pada tahun ajaran 2026/2027. Jumlah penerima tahun ini diproyeksikan meningkat dibanding tahun sebelumnya dengan target mendekati 9.000 siswa. Bantuan tersebut dijadwalkan mulai dibagikan pada awal masuk sekolah setelah proses pendaftaran peserta didik selesai.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Anshori, mengatakan pendataan calon penerima bantuan sedang berlangsung seiring proses penerimaan murid baru. Program yang menjadi prioritas Bupati Riza Herdavid dan Wakil Bupati Debby Vita Dewi itu ditujukan untuk memastikan seluruh siswa baru memperoleh perlengkapan sekolah sejak hari pertama belajar. 

Persiapan pengadaan dan distribusi perlengkapan kini terus dimatangkan oleh pemerintah daerah. "Setelah pendaftaran datanya sudah ada, maka langsung kita bagikan pada saat awal masuk sekolah," kata Anshori, Kamis (11/6).

Menurutnya, program bantuan perlengkapan sekolah gratis telah berjalan sejak 2021 dan masih berlanjut hingga saat ini. Pemerintah daerah menilai program tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan sekaligus membantu meringankan pengeluaran orangtua pada awal tahun ajaran baru. 

Sasaran penerima mencakup seluruh peserta didik baru melalui sistem penerimaan murid baru dan program Ayo Kembali Sekolah pada jenjang SD dan SMP sederajat. Tahun ini pemerintah menyiapkan sekitar 8.000 paket perlengkapan sekolah, masing-masing sekitar 4.000 paket untuk siswa SD dan 4.000 paket untuk siswa SMP. 

Bantuan tersebut diberikan kepada siswa sekolah negeri maupun swasta, termasuk sekolah swasta yang telah menjadi sasaran program dalam tiga tahun terakhir. Untuk mendukung pelaksanaan program, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp3 miliar yang dibagi merata untuk kedua jenjang pendidikan.

"Memang tahun ini ada peningkatan dari tahun sebelumnya, kurang lebih ada 4.000 buah untuk SD dan 4.000 buah untuk SMP," jelas Anshori.

Adapun setiap peserta didik penerima bantuan akan memperoleh 12 item perlengkapan sekolah. Paket tersebut terdiri atas seragam nasional lengkap, ikat pinggang, topi, dasi, kaos kaki, tas ransel, buku tulis, buku gambar, pensil, pulpen, penggaris dan penghapus. 

Pemerintah memastikan penyelenggaraan program dilakukan secara efisien, efektif, transparan, akuntabel, bermanfaat serta non-diskriminatif agar manfaatnya dirasakan secara merata. "Sehingga dapat dipertanggungjawabkan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat," ujarnya. 

Anshori menambahkan, penetapan calon penerima bantuan perlengkapan sekolah gratis dilakukan berdasarkan laporan penerimaan peserta didik baru yang disampaikan masing-masing sekolah sesuai jenjang pendidikan. 

Selain itu, pihaknya turut menyiapkan tambahan kuota penerima untuk mengantisipasi perubahan jumlah siswa baru setelah proses penerimaan selesai. Kuota tambahan tersebut ditetapkan paling banyak lima persen dari total peserta didik baru yang terdata.

"Kami turut menambahkan kuota calon penerima perlengkapan sekolah paling banyak lima persen dari jumlah peserta didik baru," pungkas Anshori(u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved