Berita Pangkalpinang
Dampak Kenaikan Harga Komponen Kendaraan, Babel Segera Bahas Tarif AKDP
Tarif angkutan kota dalam provinsi (AKDP) di Kepulauan Bangka Belitung berpotensi mengalami penyesuaian
PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Tarif angkutan kota dalam provinsi (AKDP) di Kepulauan Bangka Belitung berpotensi mengalami penyesuaian. Hal ini menyusul naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis solar.
Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Provinsi Babel, Herman, didampingi Ketua Tim Angkutan dan Terminal, Rina Asrida, Kamis (11/6/2026), mengatakan, pascakenaikan harga BBM nonsubsidi jenis solar beberapa waktu lalu, pihaknya telah melakukan survei biaya operasional setiap angkutan.
Hasil survei menunjukkan ada kenaikan biaya operasional yang dipicu naiknya harga komponen kendaraan.
"Pada bulan kemarin sudah survei. Biaya komponen itu ada di dalam penghitungan operasional kendaraan, ada harga komponen, dari harga oli dan segala macamnya ada kenaikan, per bulan April sudah naik," kata Herman.
Namun, Herman menyebutkan, keputusan naik atau tidaknya tarif AKDP yang melayani 14 trayek di Pulau Bangka dan Belitung tersebut masih menunggu rapat bersama antara Dinas Perhubungan Provinsi Babel, perusahaan pemilik bus/angkutan, dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) dalam waktu dekat.
"Apakah tarif itu naik atau tidak, kita belum melakukan evaluasi rapat dengan pengusaha angkutan semuanya dan plus Organda. Tetapi dari survei dan hasil survei sudah ada, pasti ada kenaikan. Hanya menetapkan menjadi keputusan gubernur, harus rapat bersama dengan para pengusaha angkutan," ujarnya.
Herman menuturkan, dalam melakukan penyesuaian tarif, pihaknya tidak semata-mata mempertimbangkan kenaikan biaya operasional, tetapi juga melihat kondisi di lapangan, termasuk potensi dampaknya terhadap jumlah penumpang apabila tarif dinaikkan.
"Dalam menetapkan berapa kenaikan, mengumpulkan pengusaha dan Organda menanyakan apakah dampak kenaikan tarif makin sepi atau bagaimana risiko atau lainnya. Ini kita lakukan dalam waktu dekat sebelum akhir tahun sudah ada pergub (peraturan gubernur) baru karena BBM sudah naik kan," tuturnya.
Sementara itu terkait kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis pertamax per 10 Juni 2026, menurut Herman, kenaikan harga pertamax tersebut juga berpengaruh terhadap sejumlah armada AKDP walaupun menggunakan bahan bakar solar.
"Sepengetahuan kami armada yang digunakan itu menggunakan solar bersubsidi. Jadi kemungkinan tidak ada dampak secara langsung. Tetapi berdampak pada harga onderdil, service, ganti oli. Jadi penentuan tarif itu bukan hanya BBM saja, tetapi ada faktor yang lain," ujarnya.
196 armada
Herman menyebut jumlah AKDP di Babel tercatat 196 unit armada bus hingga minibus Efl. Sebanyak 196 unit armada tersebut melayani 14 trayek.
"Terakhir, kami rapat di 2025 dengan perusahaan angkutan dan Organda belum ada kenaikan (tarif AKDP–red) signifikan. Berdasarkan harga BBM di 2025, masih memberlakukan pergub itu (Peraturan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 8 Tahun 2023 tentang Tarif Angkutan Penumpang Antar Kota Dalam Provinsi Kelas Ekonomi Dalam Wilayah Provinsi–red). Namun, kenaikan itu pasti ada per tahunnya pada 2026 ini," ujar Herman.
Dia menambahkan, Peraturan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Nomor 8 Tahun 2023 tersebut mengatur tentang tarif sebesar Rp340 rupiah per kilometer untuk satu penumpang.
"Misalnya trayek Kampung Keramat Pangkalpinang ke Jebus berapa kilometer kali Rp340 rupiah, penumpang, per kilometer lalu keluarlah tarifnya," kata Herman. (riu)
| Warga Tua Tunu Indah Dilatih Mengolah Nanas, Peluang Usaha Berbasis Produk Lokal |
|
|---|
| Banyak Lahan Terindikasi Tumpang Tindih IUP, Gubernur Babel: Kita Ingin Klirkan Segera |
|
|---|
| Pemkot Pangkalpinang Pastikan Tarif Air PDAM Tidak Naik |
|
|---|
| Antisipasi Kekeringan di Musim Kemarau, BPBD Pangkalpinang Siap Suplai Air Bersih ke Warga |
|
|---|
| LKS dan FLS3N di Kantor Gubernur Babel, Ajang Penguatan Karakter Siswa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20260611_Armada-bus.jpg)