Kamis, 11 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Pastikan Tarif Air PDAM Tidak Naik

Kondisi keuangan Perumdam Tirta Pinang masih cukup sehat dan bahkan berhasil mencatat keuntungan pada tahun buku sebelumnya

Tayang:
Editor: suhendri
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang memastikan tarif air bersih Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) atau yang lebih dikenal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pinang tidak mengalami kenaikan.

"Harga (tarif air bersih Perumdam Tirta Pinang–red) tetap, kami pastikan tidak akan ada kenaikan," kata Wali Kota Pangkalpinang Saparudin, Rabu (10/6/2026).

Saparudin menyebutkan, hal tersebut sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang menjaga daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi yang mulai dirasakan masyarakat.

Pihaknya tidak akan membebani masyarakat melalui kenaikan tarif air perumdam.

Laba Rp4 miliar

Menurut Saparudin, kondisi keuangan Perumdam Tirta Pinang masih cukup sehat dan bahkan berhasil mencatat keuntungan pada tahun buku sebelumnya.

Sepanjang tahun 2025, perusahaan umum daerah air minum tersebut mampu membukukan laba sekitar Rp4 miliar.

"PDAM kita tahun lalu sudah mencatat keuntungan sekitar Rp4 miliar. Dari situ, pemerintah kota akan mendapatkan share profit sekitar Rp600 juta atau kurang lebih 15 persen," tutur Saparudin.
\

Alih-alih menaikkan tarif, Pemerintah Kota Pangkalpinang memperluas cakupan layanan Perumdam Tirta Pinang agar jumlah pelanggan terus bertambah.

Menurut Saparudin, peningkatan jumlah pelanggan lebih efektif untuk memperbesar pendapatan perusahaan dibanding menaikkan tarif.

"Daripada menaikkan harga kepada pelanggan, lebih baik kita maksimalkan lagi jumlah pelanggan. Kalau pelanggan bertambah, keuntungan juga bertambah," ujarnya.

Guna mendukung langkah tersebut, Pemerintah Kota Pangkalpinang tengah mengusulkan pembangunan embung serta peningkatan sistem pengolahan air guna memperkuat pasokan air baku Perumdam Tirta Pinang.

Pembangunan embung dan pengolahan air tersebut diharapkan memperoleh dukungan pendanaan melalui anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN).

"Kita sedang mengusulkan pengadaan embung dan pengolahan air. Harapannya, kalau sumber air bakunya bertambah dan sistem pengolahannya lebih baik, layanan PDAM bisa makin banyak masuk ke rumah-rumah warga yang belum," tutur Saparudin. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved