Rabu, 10 Juni 2026

Berita Pangkalpinang

DLHK Babel Dorong Pemanfaatan Kolong Eks Tambang

Kolong bekas tambang yang tidak terawat berpotensi memunculkan banyak dampak negatif, seperti munculnya bibit penyakit.

Tayang:
Editor: suhendri
ISTIMEWA
Ilustrasi kolong bekas tambang pasir timah. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendorong agar kolong-kolong bekas tambang dapat dimanfaatkan secara produktif dan berkelanjutan.

"Kita tetap bekerja sama dengan pihak pertanian, apakah ada penanaman atau dapat dimanfaatkan (kolong bekas tambang—red) untuk persawahan. Begitu juga dengan dinas perikanan, apakah bisa dibuat tambak, dengan pariwisata juga akan koordinasi mungkin bisa dijadikan objek wisata sehingga bisa terurus, tidak terbengkalai," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLHK Provinsi Babel Amransyah Muslimin kepada Bangka Pos, Selasa (9/6/2026).

Menurut Amransyah, kolong bekas tambang yang tidak terawat berpotensi memunculkan banyak dampak negatif, seperti munculnya bibit penyakit.

"Akibatnya apabila tidak terurus dan terbengkalai, jadi bibit-bibit penyakit. Kalau dirawat dijadikan program pariwisata, saya yakin akan bersih dan terawatlah," tuturnya.

Amransyah menuturkan, meski belum ada penelitian yang menyebutkan kolong bekas tambang menjadi tempat berkembang biak nyamuk malaria, pihaknya telah berupaya memperkuat penanganan kolong eks tambang agar tidak mengancam kesehatan masyarakat.

"Kami dari LH sejauh ini memang belum ada penelitian terhadap kolong-kolong bekas galian timah itu menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk," katanya.

"Nanti bakal kami koordinasikan dengan DLH di kabupaten. Kita ambil data, apakah memang nyamuk itu bisa berkembang biak di kolong-kolong eks tambang," ujar Amransyah.

Amransyah menambahkan, pihaknya juga telah menjadwalkan rapat dengan Dinas Kesehatan Provinsi Babel untuk membahas langkah dan tindak lanjut atas bergejolaknya penyakit malaria di Kabupaten Bangka. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved