Rabu, 22 April 2026

Berita Bangka Tengah

Pemkab Bangka Tengah Gandeng Kemenag Intervensi Stunting

Pemkab Bangka Tengah bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bangka Tengah bekerja sama melakukan upaya intervensi penurunan angka stunting.

Istimewa/ Diskominfosta Bangka Tengah
SERAHKAN BANTUAN -- Wakil Bupati Bangka Tengah bersama Kepala Kementerian Agama Bangka Tengah Jamaludin saat menyerahkan bantuan dalam Program Genting pada di Desa Nibung, Kecamatan Koba, pada Rabu (17/12/2025) kemarin. 

KOBA, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bangka Tengah bekerja sama melakukan upaya intervensi penurunan angka stunting. Kolaborasi itu diwujudkan dengan pemberian bantuan melalui Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) kepada dua anak di Desa Nibung dan Simpang Perlang, Kecamatan Koba, pada Rabu (17/12).

Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi untuk mengentaskan permasalahan stunting di Negeri Serumpun Sebalai. "Kegiatan ini adalah bentuk rasa kepedulian, khususnya kawan-kawan dari Kantor Kementerian Agama Bangka Tengah," ujar Efrianda dalam keterangan yang diterima Bangkapos.com, Kamis (18/12).

Efrianda menyampaikan apresiasinya karena sumber dana program ini berasal dari infak harian sukarela para pegawai Kemenag Bangka Tengah. "Pegawai Kemenag berinfak dengan cara nyicil ikhlas seribu atau infak seribu sehari. Target intervensi yang direncanakan bisa berlangsung selama dua tahun, dengan kemungkinan anak yang diintervensi bergantian setiap beberapa bulan," tambahnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Bangka Tengah, Jamaludin menyebutkan, program Genting ini adalah wujud dukungan terhadap program pemerintah pusat dalam pengentasan stunting di tingkat daerah.

"Kami ada mekanisme infak seribu sehari dari pegawai Kemenag, dana yang terkumpul untuk dua anak sasaran mencapai Rp900.000 per bulan. Kami hanya menyerahkan dananya kepada Petugas Lapangan Keluarga Berencana karena mereka yang tahu apa itu gizi, nutrisi, dan sebagainya," kata Jamaludin.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan dalam bentuk paket lengkap nutrisi untuk anak, antara lain ikan, telur, beras, sayur, susu dan lain-lain. "Kami juga berkolaborasi dengan BKKBN Provinsi dalam program ini, kesuksesan program ini diukur bukan dari banyaknya infak, melainkan dari menurunnya angka persentase stunting di Bangka Tengah," tuturnya. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved