Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

Harga Bahan Pokok di Toboali Berangsur Turun

Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Terminal Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, terpantau mengalami penurunan jelang perayaan Natal.

Tayang:
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
CABAI MERAH - Sejumlah pedagang cabai ketika memilah dagangannya di Pasar Terminal Toboali, Rabu (24/12/2025). Sudah sepekan terakhir harga bahan pokok mengalami penurunan terutama komoditas cabai merah. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Terminal Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, terpantau mengalami penurunan jelang perayaan Natal. Kondisi ini sudah berlangsung hampir satu pekan terakhir dan dinilai cukup membantu daya beli masyarakat. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMINDAG) Kabupaten Bangka Selatan, Deka Indra mengatakan, tren penurunan harga bahan pokok terjadi secara bertahap. Diakuinya, harga bahan pokok di pasar cenderung relatif stabil dan bisa dijangkau oleh seluruh kalangan masyarakat. 

"Penurunan harga bahan pokok sudah hampir satu pekan terakhir. Secara umum kondisi pasar masih terkendali dan pasokan relatif aman," kata Deka Indra, Rabu (24/12).

Menurutnya, salah satu komoditas yang mengalami penurunan cukup signifikan adalah cabai merah besar. Harga cabai merah besar saat ini berada di angka Rp60.000 per kilogram, turun Rp10.000 dibandingkan harga sebelumnya yang sempat menyentuh Rp70.000 per kilogram. Sementara itu, untuk komoditas cabai rawit, harga masih terpantau stabil di kisaran Rp80.000 per kilogram. 

Komoditas bawang juga terpantau stabil. Harga bawang merah saat ini berada di angka Rp50.000 per kilogram, sementara bawang putih dijual dengan harga Rp35.000 per kilogram. Stabilnya harga bawang dipengaruhi oleh ketersediaan pasokan yang mencukupi dari distributor serta distribusi yang berjalan lancar.

"Untuk cabai rawit dan bawang merah masih stabil, tidak ada kenaikan maupun penurunan yang signifikan," jelas Deka Indra.

Deka Indra turut mengimbau para pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang yang dapat memicu gejolak harga di pasaran. Stabilitas harga bahan pokok sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat serta menekan potensi inflasi daerah. 

"Pemerintah daerah memastikan akan terus menjaga stabilitas pasokan dan harga guna menciptakan situasi pasar yang kondusif hingga akhir tahun," pungkas Deka Indra.

Seorang pedagang bahan pokok di Pasar Terminal Toboali, Widodo (46), mengatakan, penurunan harga cabai merah besar sudah dirasakan sejak beberapa hari terakhir. Kondisi ini berdampak pada meningkatnya minat beli masyarakat. Semula cabai merah besar dijual Rp70.000 sekarang Rp60 ribu per kilo. "Pembeli lumayan senang karena harganya sudah tidak setinggi kemarin-kemarin," ujar Widodo saat ditemui di lapaknya.

Ia menyebutkan, meskipun belum terjadi lonjakan jumlah pembeli secara signifikan, namun transaksi cenderung lebih lancar dibandingkan pekan sebelumnya saat harga masih tinggi. Begitu pula untuk kebutuhan bahan pokok lainnya, seperti bawang merah, bawang putih dan cabai rawit. Saat ini cenderung stabil dan tidak ada kenaikan maupun penurunan harga.

"Belum ramai sekali, tapi pembelian sudah mulai normal. Biasanya kalau harga cabai turun, pembeli tidak terlalu banyak menawar," katanya. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved