Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bangka Tengah

Waspadai Penyebaran DBD, Pemkab Bangka Tengah Ajak Jaga Kebersihan Lingkungan

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengajak masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan dalam periode puncak musim penghujan.

Tayang:
Bangkapos.com
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman saat memberikan keterangan pada awak media di sela agendanya pada Selasa (30/12/2025). 

KOBA, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengajak masyarakat untuk memperhatikan kebersihan lingkungan dalam periode puncak musim penghujan di akhir tahun 2025 ini. Kebersihan lingkungan itu menjadi faktor kunci untuk mencegah penyebaran jentik nyamuk yang menjadi sumber penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyampaikan, sebagai bentuk pencegahan penyakit DBD tersebut, masyarakat bisa menerapkan perilaku pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan menguras, menutup, mendaur ulang atau mengubur (3M) barang bekas pakai.

"Kalau ada tumpukan-tumpukan kaleng-kaleng bekas yang bisa menampung air hujan, itu jangan disimpan. Kalau mau menyimpan air ditutup, di situ lah nyamuk paling senang," ujar Algafry Rahman, Selasa (30/12/2025).

Ia menjelaskan, ketika masyarakat bisa berperan aktif melakukan upaya pencegahan, akan membuat usaha yang dilakukan lebih efektif. Meski begitu dirinya juga menegaskan jika instansi terkait sudah diberikan intruksi untuk terus melakukan monitoring serta pencegahan penyebaran DBD di puncak musih hujan seperti sekarang ini.

"Nyamuk itu paling senang di air kotor, kalau di air bersih dia malah tidak suka. Jentik-jentik yang ada di air menggenang, itu yang akan menjadi nyamuk. Misal ada yang punya kolam, isi saja dengan ikan, bisa sekaligus budi daya dan membasmi jentik nyamuk," sebutnya.

Diakuinya, ketika pemerintah daerah beserta seluruh lapisan masyarakat berkolaborasi melakukan pencegahan, diharapkan mampu meminimalisir angka penyebaran DBD. "Saya minta, ajak juga tetangga kanan kiri kita, untuk sama-sama menjaga kebersihan. Kalau kita sudah mulai melakukan itu, tapi tetangga kita masih kurang perhatian akan sama akibatnya, jadi memang harus kompak," pungkasnya. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved