Kamis, 7 Mei 2026

Berita Bangka

Enam SPPG di Kabupaten Bangka Siap Salurkan MBG 

SPPG di Kabupaten Bangka akan kembali menyalurkan makanan bergizi gratis (MBG) kepada peserta didik pasca-libur sekolah.

Tayang:
Bangka Pos
Plt. Kadindikpora Kabupaten Bangka, Boy Yandra. 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bangka akan kembali menyalurkan makanan bergizi gratis (MBG) kepada peserta didik pasca-libur sekolah. Penyaluran MBG kembali disalurkan kepada didik tingkat TK, SD, SMP dan SMA/SMK di Kabupaten Bangka, pada Senin (12/1).

"Untuk SPPG di Kabupaten Bangka ini sudah beroperasi sebanyak enam dapur, sedangkan yang akan beroperasi ada tiga SPPG dan sedang proses ada dua," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Boy Yandra, Jumat (9/1).

Ia menjelaskan, dari enam SPPG yang telah beroperasi berada di sejumlah titik lokasi mulai dari Pemali, Imam Bonjol, Parit Pekir, Air Anyut, Belinyu, Kuto Panji dan terakhir SPPG Polda di Baturusa. "Iya, Senin ini peserta didik sudah mulai menerima manfaat MBG. Kemarin sempat libur sekolah, jadi Senin ini karena mereka masuk sekolah MBG kembali disalurkan. Yang segera beroperasi yaitu Air Ruay, Belinyu dan Parit Padang. Dua lagi akan menyusul sedang proses, di daerah Nangnung dan Bukit Ketok," jelasnya.

Diakuinya, dari rencana jumlah seluruh SPPG di Kabupaten Bangka yaitu sebanyak 31 SPPG, yang sudah siap beroperasi ada 11 SPPG. "Insya Allah 11 SPPG ini memberikan layanan kepada penerima manfaat nantinya, satu SPPG itu memberikan 3.500 maksimal dan terkadang ada kemampuan 3.000 dan rata-rata itu 3.500," ujarnya.

Ia pun menyampaikan kepada seluruh sekolah, supaya bersabar yang belum mendapatkan MBG dan butuh proses dalam membangun SPPG di Kabupaten Bangka dan sekitarnya. "Kita berharap kepada investor segeralah, melaporkan ke ketua SPPG kita supaya segera dibangun hingga bisa menyalurkan program MBG. Bagi yang belum menerima, harap bersabar dan nanti pasti akan dapat," ungkapnya.

Pihaknya juga bekerja sama dengan setiap puskesmas dalam melakukan pemeriksaan makanan, sebelum disalurkan kepada setiap sekolah di Kabupaten Bangka. "Tetap kita pantau dan awasi selalu, kami ada tim sendiri dan kami pastikan semua makanan yang disalurkan ke peserta didik itu aman dan bisa dikonsumsi," kata Boy Yandra. (v1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved