Berita Belitung
Momen Pamit Kajari Belitung, Bagus Nur Jakfar Serahkan Bantuan Rumah Layak Huni
Bagus Nur Jakfar Adi Saputro secara resmi berpindah tugas dari Kajari Belitung menjadi Kajari Kepahiyangan.
TANJUNGPANDAN, BABEL NEWS - Bagus Nur Jakfar Adi Saputro secara resmi berpindah tugas dari Kajari Belitung menjadi Kajari Kepahiyangan. Di momen pamit, dimanfaatkannya untuk menyalurkan bantuan berupa rehab rumah tidak layak huni, permodalan usaha hingga pemulangan korban TPPO.
Bantuan yang diberikan merupakan kolaborasi dan transparansi pengelolaan coorporate social responcibility (CSR) dari perusahaan swasta hingga BUMN. Secara simbolis, bantuan diserahkan langsung kepada penerima dalam acara bertemakan 'Satu BAB Selesai, Cerita Baiknya Tetap' di Gedung Kejari Belitung.
"Hari ini saya pamit dan ini program terakhir bersama mitra BUMN maupun swasta. Program ini telah lama saya susun dan hari ini hasilnya saya serahkan kembali kepada masyarakat," ujar Bagus Nur Jakfar Adi Saputro.
Ia menjelaskan semenjak bertugas di Kabupaten Belitung, dirinya fokus melakukan tata kelola timah. Berkat kolaborasi yang baik dengan seluruh stakeholder, Kejari Belitung berhasil menyelamatkan potensi kerugian PT Timah.
Sebagai imbalan, PT Timah menyalurkan CSR berupa bantaun rehab rumah tidak layak huni. "Bantuan dari PT Timah sesi pertama ada 20 rumah. Penerimanya diusulkan para kades dan hari ini diserahkan langsung oleh PT Timah," katanya.
Selain itu, perusahaan swasta juga turut berkontribusi menyalurkan CSR dalam bentuk bantuan modal usaha kepada masyarakat. Ia berharap, bantuan modal yang diberikan dapat mensejahterakan masyarakat di tiap desa. "Ini juga penerimanya sudah diusulkan dari para kades. Semoga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Bagus Nur Jakfar Adi Saputro mengucapkan terima kasih kepada mitra BUMN dan swasta yang bersedia berbagi CSR secara transparan dan lebih tepat sasaran.
Pemulangan korban TPPO
Tak hanya bantuan warga miskin dan modal usaha, Bagus Nur Jakfar Adi Saputro juga telah mengupayakan pemulangan warga Belitung yang menjadi korban TPPO di Myanmar. Kali ini, Bagus menggandeng Dinas UMKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja, Dinas Sosial, relawan dan para mitra perusahaan.
Berkat kolaborasi yang baik, satu per satu para korban sudah pulang ke tanah kelahirannya. "Alhamdulillah kemarin saya dibantu banyak pihak untuk membantu pemulangan korban TPPO ini," katanya.
Tak hanya itu, Bagus Nur Jakfar Adi Saputro juga sudah menyusun program pelatihan kerja bagi para korban. Upaya ini melibatkan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktifitas (BPVP) Kabupaten Belitung untuk melatih keterampilan usaha mereka.
"Nanti kalau sudah dapat sertifikat, mereka dikasih bantuan modal untuk usaha sendiri. Setidaknya mereka bisa menghasilkan sendiri dari keterampilan itu," katanya.
Ia berharap, berbagai bantuan yang telah disalurkan dapat terus berlanjut meskipun dirinya sudah tidak bertugas di Belitung. (dol)
| Pemkab Belitung Timur Gandeng BRIN Kaji Arsip Sejarah Daerah |
|
|---|
| Kasus Dugaan Penipuan di Keciput Masuk Babak Baru, Mantan Kades Dititip di Lapas Tanjungpandan |
|
|---|
| Prevalensi Stunting di 5 Desa Beltim di Atas Target 15,38 Persen, Renggiang Tertinggi |
|
|---|
| 178 Atlet Pelajar Berlaga di O2SN Belitung Timur 2026 |
|
|---|
| Beltim Sediakan Kuota 3.221 Siswa SD/MI dan 2.439 Siswa SMP/MTs di SPMB 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/Kejari-Belitung-serahkan-korban-TPPO.jpg)