Berita Bangka Selatan
Polres Bangka Selatan Dukung Program Ketahanan Pangan, Sepanjang 2025 Panen 49,75 Ton Jagung
Kepolisian Resor Bangka Selatan menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
TOBOALI, BABEL NEWS - Kepolisian Resor Bangka Selatan menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal tersebut ditunjukkan melalui program penanaman jagung di berbagai wilayah sepanjang tahun 2025. Kepolisian turut turun ke sektor pertanian dengan menanam jagung di lahan puluhan hektare sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi masyarakat.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto mengatakan, program penanaman jagung ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya jagung. Total luas lahan yang digarap mencapai 83,49 hektare dengan hasil panen sementara sebesar 49,75 ton jagung.
Program tersebut dijalankan secara bertahap dari kuartal pertama hingga kuartal keempat tahun 2025. Dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk petani dan kelompok tani setempat. "Sepanjang tahun 2025, Polres Bangka Selatan telah menyediakan lahan jagung seluas 83,49 hektare. Dari luasan tersebut, yang berhasil ditanami mencapai 60,57 hektare, sementara yang sudah dipanen sekitar 14 hektare," kata Agus Arif Wijayanto, Minggu (11/1).
Menurutnya, pada kuartal pertama, Polres Bangka Selatan menyiapkan lahan seluas 31,59 hektare. Dari luasan tersebut, realisasi penanaman mencapai 13,51 hektare. Memasuki kuartal kedua, penanaman jagung dilakukan di lahan seluas satu hektare.
Sementara pada kuartal ketiga, terjadi peningkatan signifikan dengan penyediaan lahan mencapai 50,9 hektare dan luas tanam mencapai 37 hektare. Adapun pada kuartal keempat, lahan yang disediakan untuk penanaman jagung seluas 7,75 hektare.
Sebagian lahan tersebut merupakan lahan milik pesantren dengan luas sekitar 0,31 hektare, yang turut dilibatkan dalam program ketahanan pangan ini. Meski sebagian lahan belum memasuki masa panen, hasil panen yang telah diperoleh sejauh ini mencapai 49,75 ton. Jagung hasil panen tersebut sebagian disetorkan ke Perum Bulog dan sebagian lainnya dipasarkan melalui pedagang lokal di Bangka Selatan.
"Masih ada beberapa hektare lahan yang belum panen karena memang belum waktunya. Namun, ada juga yang tidak bisa dipanen secara optimal akibat faktor cuaca, serangan hama, dan kondisi tanaman yang tidak tumbuh maksimal," jelasnya.
Ia menambahkan, program penanaman jagung ini merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Kapolri. Khususnya dalam rangka mendukung rencana kerja Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan nasional.
Pelaksanaan program ini dilakukan melalui kerja sama lintas sektor. Termasuk dengan pemerintah daerah, petani jagung, dan sejumlah kelompok tani di masing-masing wilayah.
Selain meningkatkan produktivitas pertanian, program ini juga mendorong perputaran ekonomi lokal. Dalam rangka menjaga semangat dan motivasi petani, pemerintah turut memastikan stabilitas harga jagung.
Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung diketahui mengalami kenaikan dari Rp5.000 menjadi Rp5.500 per kilogram. "Kebijakan tersebut diharapkan dapat mencegah anjloknya harga jagung di tingkat petani sekaligus menjaga daya beli," sebutnya.
Ke depan, penanaman dan perawatan jagung akan terus dikolaborasikan bersama petani dan kelompok tani yang ada di Bangka Selatan. Program penanaman secara serentak ini ditargetkan mampu memberikan dampak signifikan dalam mendukung swasembada jagung yang telah dicanangkan pemerintah pusat. Melalui program berkelanjutan ini, Polres Bangka Selatan berharap Indonesia dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor jagung.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan pangan di tengah tantangan global. Polri ingin menunjukkan bahwa kehadiran kami bukan hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pangan.
"Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung swasembada pangan nasional," pungkas Agus Arif Wijayanto. (u1)
| Program Beasiswa SDM Sawit 2026 Sediakan 5.000 Kuota Nasional |
|
|---|
| Lindungi Anak di Ruang Digital, Bangka Selatan Siap Implementasikan PP Tunas |
|
|---|
| Kapolres Bangka Selatan Pimpin Sertijab Tiga PJU, Kasi Humas dan Dua Kapolsek Berganti |
|
|---|
| Polisi dan Warga Gotong Royong Sembelih Hewan Kurban |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban, Belum Ada Temuan Penyakit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260111-TANAM-JAGUNG-Kapolres-Bangka-Selatan-AKBP-Agus-Arif-Wijayanto-didampingi-123.jpg)