Rabu, 22 April 2026

Berita Bangka

Fery Insani Siapkan Solusi Jangka Panjang Pendangkalan Muara Jelitik

Kondisi polemik pendangkalan Muara Jelitik yang berlarut-larut selama bertahun-tahun memerlukan solusi jangka panjang.

Dok istimewa
MUARA AIR KANTUNG - Gambaran dari citra atas muara air kantung Jelitik, Sungailiat, Kabupaten Bangka. 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Kondisi polemik pendangkalan Muara Jelitik yang berlarut-larut selama bertahun-tahun memerlukan solusi jangka panjang. Pasalnya, pendangkalan ini memberikan dampak kepada ribuan nelayan Jelitik yang kesusahan melaut lantaran kesulitan keluar masuk muara.

Bupati Bangka, Fery Insani menyebut, penyelesaian soal pendangkalan Muara Jelitik ini hanya bisa dilakukan dengan diusulkan menjadi konsep PSN (Proyek Strategis Nasional). "Karena PSN itu menembus batas. Ada RZWP3K (Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil-red), ada kawasan macam-macam lah dulu karena saya yang bikin delineasi-nya," kata Fery Insani, Selasa (13/1).

Usulan untuk menjadikan PSN tersebut dinilai akan memberikan manfaat untuk kawasan industri Jelitik sebagai PSN industri pengelola hasil laut. Oleh karena itu, perlu dukungan dari pihak pelabuhan sehingga dapat memberi way out (jalan keluar atau solusi-red) terhadap pengerukan alur muara.

"Karena industri berkembang dengan pelabuhan dan pelabuhan berhubungan dengan pengerukan alur. Jadi itu yang saya usulkan, sudah saya bikin dan akan kami usulkan ke Kemenko perekonomian, bila perlu itu sampai Kepres," jelasnya.

Menurutnya, hal itulah yang dianggap dapat menjadi solusi atau penyelesaian permanen soal pendangkalan Muara Jelitik. Selain cara itu, alternatif lainnya adalah menjadikan kawasan Muara Jelitik sebagai kawasan militer.

"Kalau muara ini jadi kawasan militer, maka terkait masalah pengerukan alur sungai kewenangan pihak militer," ujarnya.

Ia menambahkan, sembari berproses dalam usulan PSN, pihaknya terus meminta bantuan PT Timah untuk melakukan pengerukan alur muara secara berkala. "Kalau sudah tidak bisa dilintasi nelayan, kami minta PT Timah gerak cepat melakukan pengerukan agar nelayan kembali bisa melintasi muara untuk bongkar muat ikan di pelabuhan," ungkapnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved