Selasa, 21 April 2026

Berita Bangka Barat

Rumah Ibu Satu Anak Ludes Terbakar

Kobaran api melalap habis rumah Hesti (25) warga Desa Pangek, Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Barat, pada Senin (12/1) sekitar pukul 19.00 WIB.

Istimewa
TERBAKAR--Rumah Hesti (25) warga Desa Pangek, Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Barat, habis terbakar pada Senin, (12/1/2026) malam. 

SIMPANG TERITIP, BABEL NEWS - Kobaran api melalap habis rumah Hesti (25) warga Desa Pangek, Kecamatan Simpang Teritip, Bangka Barat, pada Senin (12/1) sekitar pukul 19.00 WIB. Di rumah itu, Hesti tinggal bersama anaknya, yang baru berusia empat tahun, dengan kondisi rumah berdinding papan dan beratap terpal. 

Saat kejadian, Hesti hanya dapat menangis saat melihat seluruh isi rumahnya sudah hangus terbakar. Termasuk, seluruh isi rumah, mulai dari perabotan hingga pakaian, hangus terbakar. 

"Semalam kebakaran pas lagi kerja, kemungkinan besar itu dari korsleting listrik, terus ada tabung gas, motor Vespa isi ada bensin, membuat kebakaran jadi besar," kata Hesti, Selasa (13/1).

Ia mengungkapkan, seluruh harta benda di dalam rumahnya ludes terbakar. Termasuk surat-surat berharga. "Motor, pakaian, alat tidur, berkas-berkas terbakar," katanya.

Hesti yang sehari-harinya bekerja di toko buah di Simpang Teritip, bekerja untuk menghidupi dirinya dan buah hatinya. Dengan kondisi rumah yang telah terbakar ia mengharapkan ada bantuan dari pemerintah.

"Terima kasih, sudah berpartisipasi untuk datang (wakil bupati, red) semoga ada keringanan membangun rumah ini lebih layak," katanya.

Alina (63) tetangga korban menceritakan kejadian kebakaran terjadi usai Salat Magrib. Bermula diawali bunyi ledakan keras, lalu api membakar isi rumah. "Lepas Magrib, saya mendengar ledakan keras, saya kira guntur, lalu saya melihat di sekitar rumah tersebut ada api. Lalu menyuruh anak saya meminta bantuan tetangga lain memadamkan api," ujar Alina.

Karena api terlalu cepat membesar, diakui Alina, tetangga tidak dapat  berbuat banyak dan menelepon pemilik rumah. "Sewaktu pemilik datang mereka hanya menangis menyaksikan rumahnya telah terbakar," katanya.

Wakil Bupati Bangka Barat, Yus Derahman telah mengunjungi kediaman Hesti, pada Selasa (13/1) pagi. Ia memberikan bantuan dan dukungan moral terhadap korban kebakaran. Pemerintah desa dan kecamatan diminta melakukan pengecekan dan pedataan terhadap korban kebakaran.

Polsek Simpang Teritip langsung menangani peristiwa kebakaran rumah milik warga yang terjadi di Dusun II, Desa Pangek, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, Senin (12/1) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso mengatakan, kebakaran pertama kali diketahui setelah saksi, Anyen, menghubungi korban dan menyampaikan bahwa rumahnya terbakar. Setibanya di lokasi, korban mendapati bagian dapur rumah telah hangus dilalap api.

"Kebakaran menghanguskan dapur rumah yang terbuat dari papan kayu beratapkan terpal, berikut peralatan rumah tangga, pakaian, serta satu unit sepeda motor Vespa produksi tahun 1976," kata Yos Sudarso.

Yos Sudarso menjelaskan, sejumlah dokumen penting milik korban, seperti ijazah, kartu keluarga, akta cerai, dan buku tabungan bank BRI, juga ikut terbakar. "Berdasarkan keterangan pemilik rumah, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik, pada terminal yang berada di area dapur. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian material yang ditaksir mencapai Rp10 juta," ungkapnya.

Diakuinya, polisi telah melakukan pengecekan di tempat kejadian perkara. Serta membantu memadamkan sisa api untuk memastikan kondisi aman dan mencegah kebakaran susulan.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu dan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap penggunaan instalasi listrik di rumah. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved