Sabtu, 18 April 2026

Berita Bangka Tengah

Siswa SMAN 1 Koba Dapat Sosialisasi Pemilih Pemula

KPU Kabupaten Bangka Tengah mengisi agenda non-tahapan Pemilu dengan mengunjungi SMA Negeri 1 Koba, Senin (19/1).

Istimewa/ KPU Bangka Tengah
SOSIALISASI -- Pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan KPU Kabupaten Bangka Tengah saat masa non tahapan Pemilu di SMA Negeri 1 Koba, pada Senin (19/1/2026). 

KOBA, BABEL NEWS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangka Tengah mengisi agenda non-tahapan Pemilu dengan mengunjungi SMA Negeri 1 Koba, Senin (19/1). Dua program yang dibawa dalam agenda itu terdiri dari program KPU Bersama Pemilih Segmen Pemula (BISA) dan program Partisipasi Masyarakat Melaporkan Data Pemilih (Simas Lapor DP) non-tahapan.

Ketua KPU Bangka Tengah, Supendi Saputra menyampaikan, kedua program ini menjadi bagian dari upaya KPU dalam meningkatkan kualitas demokrasi dan partisipasi masyarakat khususnya menyasar para pemilih pemula.

"KPU BISA adalah ruang belajar demokrasi bagi pemilih pemula, agar mereka memahami hak pilih sejak dini. Sedangkan Simas Lapor DP menjadi sarana partisipasi masyarakat untuk memastikan data pemilih yang akurat. Kami ingin semua warga Bangka Tengah merasa terlibat langsung dalam proses demokrasi," ujar Supendi Saputra.

Anggota KPU Bangka Tengah Divisi Sosdiklih Parmas dan SDM, Sabpri Aryanto mengatakan, program KPU BISA merupakan suatu pendidikan pemilih yang ditujukan khusus bagi segmen pemula. 

"Melalui kegiatan ini, KPU Bangka Tengah berkomitmen memberikan pemahaman tentang pentingnya hak pilih, proses kepemiluan, serta mendorong generasi muda agar lebih percaya diri dan aktif berpartisipasi dalam pemilu mendatang," tuturnya.

Ia menjelaskan, melalui pelibatan dari pemilih pemula serta masyarakat luas diharapkan dapat menciptakan budaya demokrasi yang lebih inklusif, sehat, dan berkelanjutan di Bangka Tengah.

Anggota KPU Bangka Tengah Divisi Datin, Endah Lestari memaparkan, pelaksanaan Simas Lapor DP bertujuan untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam memastikan akurasi data pemilih.

"Melalui kanal resmi yang disediakan, warga dapat melaporkan data pemilih yang belum terdaftar atau perlu diperbaiki. Partisipasi masyarakat dalam program ini diharapkan mampu mewujudkan daftar pemilih yang valid, transparan, dan akuntabel," katanya. (w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved