Berita Bangka Tengah

Anak Usia Dini Dapat Edukasi Pengenalan Satwa

Komunitas Yo' Kawa Babel bersama Free Fly Family memberikan edukasi pengenalan dan penanaman nilai kepedulian satwa.

Istimewa/ Yo' Kawa Babel
Salah satu anak saat mendapatkan penjelasan dalam agenda pengenalan dan penanaman nilai kepedulian satwa yang dilakukan oleh Yo’ Kawa Babel dan Free Fly Family di Sekolah Dian Harapan (SDH) Bangka, Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah awal pekan ini. 

PANGKALANBARU, BABEL NEWS - Komunitas Yo' Kawa Babel bersama Free Fly Family memberikan edukasi pengenalan dan penanaman nilai kepedulian satwa kepada siswa-siswi Taman Kanak-Kanak (TK) di Sekolah Dian Harapan (SDH) Bangka, Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah.

Founder Yo' Kawa Babel, Orie Fachridho Hermawan menyampaikan, pengenalan satwa sejak dini merupakan langkah penting dalam membangun karakter anak yang berempati dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. 

"Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan rasa cinta anak-anak terhadap hewan dengan cara yang sederhana, menyenangkan, dan mudah dipahami," ujar Orie dalam keterangan yang diterima Bangkapos.com, Kamis (22/1).

Menurutnya, rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan serta penyampaian pesan edukatif mengenai pentingnya bersikap ramah terhadap satwa. Selanjutnya, anak-anak diperkenalkan dengan beberapa jenis hewan secara singkat di dalam kelas melalui cerita interaktif, pemutaran video edukasi, dan sesi tanya jawab yang melibatkan partisipasi aktif siswa.

"Setelah sesi di dalam kelas, para siswa diajak keluar ruangan untuk melihat dan berinteraksi langsung dengan satwa yang telah disiapkan oleh panitia dan pendamping. Pada sesi ini, anak-anak didampingi untuk mengenali ciri-ciri hewan, memahami cara memperlakukan hewan dengan baik, serta mengenal kebutuhan dasar satwa secara sederhana dan aman," sebutnya.

Yudianto, pemandu satwa yang mewakili Zoo Petshop & Parrot turut memberikan pendampingan langsung agar anak-anak dapat berinteraksi dengan hewan secara aman. Selain itu, anak-anak juga diberikan penjelasan mengenai perilaku satwa dan cara memperlakukannya dengan baik. "Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini," kata Yudianto.

Yudianto menjelaskan, kepedulian terhadap satwa tidak dapat dibentuk secara instan, melainkan perlu ditanamkan sejak usia dini agar anak-anak tumbuh dengan nilai empati dan tanggung jawab terhadap makhluk hidup di sekitarnya.

"Melalui program ini, diharapkan anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman bermakna yang dapat membentuk sikap peduli terhadap satwa dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya. (*/w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved