Berita Bangka Selatan
2025, Pemkab Bangka Selatan Berhasil Tingkatkan IPM
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mencatat sejumlah capaian positif pada indikator makro pembangunan sepanjang tahun 2025.
TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mencatat sejumlah capaian positif pada indikator makro pembangunan sepanjang tahun 2025. Mulai dari peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), penurunan tingkat pengangguran, hingga membaiknya kualitas pelayanan publik.
Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid mengatakan, Kabupaten Bangka Selatan merupakan daerah yang dianugerahi kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Potensi tersebut meliputi sektor pertanian, perkebunan, perikanan, hingga pertambangan. Semua sektor tersebut selama ini menjadi penopang utama perekonomian daerah.
"Semua ini merupakan karunia Tuhan yang harus dikelola secara bijak untuk kesejahteraan masyarakat," kata Riza Herdavid, Selasa (27/1).
Menurutnya, berdasarkan hasil pencermatan kinerja indikator makro selama tahun 2025, sejumlah capaian menunjukkan tren yang membaik dibandingkan tahun sebelumnya. Misalnya IPM Kabupaten Bangka Selatan yang mencapai angka 70,83. Capaian tersebut menempatkan Bangka Selatan pada kategori IPM tinggi dan mengalami peningkatan sebesar 0,82 poin dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 70,01. Kenaikan ini menempatkan IPM pada kategori tinggi dan mencerminkan perbaikan kualitas hidup masyarakat.
Khususnya perbaikan pada aspek dasar pembangunan manusia, seperti kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Pemerintah daerah menilai capaian tersebut sebagai hasil dari sinergi program lintas sektor yang terus diperkuat. Sementara itu, laju pertumbuhan ekonomi Bangka Selatan pada triwulan III tahun 2025 tercatat sebesar 2,58 persen. Angka ini masih berada di bawah target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan pada kisaran 2,69 hingga 4,46 persen.
"Struktur perekonomian daerah masih ditopang oleh sektor primer, terutama pertanian seperti lada, karet, dan sawit, serta sektor pertambangan timah," jelas Riza Herdavid.
Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan lanjutnya, pemerintah daerah terus memfokuskan kebijakan pada penguatan ketahanan pangan, sektor perikanan, serta pengembangan ekonomi kreatif. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan yang inklusif dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Dari sisi ketenagakerjaan, kondisi pasar kerja di Bangka Selatan juga menunjukkan perbaikan. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mengalami penurunan sebesar 0,46 poin dari 4,94 persen pada tahun 2024 menjadi 4,48 persen pada tahun 2025. Penurunan ini mencerminkan adanya pergerakan positif dalam penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor ekonomi.
Tak hanya pada sektor ekonomi dan pemerintahan, sektor pariwisata juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Riza Herdavid menilai perkembangan sektor pariwisata Bangka Selatan menunjukkan kemajuan yang signifikan seiring dengan pembenahan dan pemanfaatan lokasi serta objek wisata.
Pengembangan sektor pariwisata diharapkan mampu memberikan efek berganda terhadap perekonomian masyarakat, mulai dari peningkatan pendapatan pelaku usaha lokal hingga terbukanya lapangan kerja baru.
"Kami optimistis dapat terus memperkuat fondasi pembangunan daerah, sekaligus menjawab tantangan pembangunan ke depan secara berkelanjutan," pungkas Riza Herdavid. (u1)
| Lindungi Anak di Ruang Digital, Bangka Selatan Siap Implementasikan PP Tunas |
|
|---|
| Kapolres Bangka Selatan Pimpin Sertijab Tiga PJU, Kasi Humas dan Dua Kapolsek Berganti |
|
|---|
| Polisi dan Warga Gotong Royong Sembelih Hewan Kurban |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban, Belum Ada Temuan Penyakit |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Sesuaikan 4 Struktur OPD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260126-Bupati-Bangka-Selatan-Riza-Herdavid.jpg)