Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Bangka Selatan

Bangka Selatan Siap Masuk Fase Transformasi Pembangunan

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mulai menata arah pembangunan menuju fase transformasi.

Tayang:
Bangka Pos/Cepi Marlianto
FKP RKPD 2027 - Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Gatot Wibowo ketika memimpin FKP RKPD tahun 2027 di Ruang Studio Perencanaan Pulau Kelapan, Kantor Bappelitbangda setempat, Rabu (28/1/2026). FKP dilakukan untuk menata arah pembangunan menuju fase transformasi. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mulai menata arah pembangunan menuju fase transformasi. Rancangan Awal Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2027 diposisikan sebagai pijakan penting untuk memperkuat pondasi daerah agar lebih berdaya saing dan berkelanjutan. Penguatan infrastruktur, ekonomi lokal, dan kualitas sumber daya manusia akan menjadi prioritas utama.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Gatot Wibowo mengatakan, penyusunan RKPD tahun 2027 memiliki makna strategis. Karena bertepatan dengan momentum hari ulang tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Bangka Selatan. Usia tersebut menandai fase baru pembangunan daerah untuk bertransformasi.

"Usia ini bukan lagi usia tumbuh, melainkan usia untuk bertransformasi," kata Gatot Wibowo, Rabu (28/1).

Menurutnya, forum konsultasi publik RKPD tahun 2027 dirancang sebagai wadah bagi pemerintah daerah untuk menyerap masukan, saran, dan pandangan. Terutama dari berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perangkat daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga unsur masyarakat. Masukan tersebut menjadi bahan penting dalam menyempurnakan arah kebijakan serta prioritas pembangunan pada tahun 2027.

"Transformasi ekonomi berbasis potensi lokal dan UMKM, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, serta tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel menjadi bagian penting dari arah pembangunan," jelas Gatot Wibowo.

Dirinya menegaskan, RKPD bukan sekadar dokumen administratif. Melainkan instrumen strategis yang menjadi penghubung antara visi pembangunan jangka menengah daerah dengan implementasi program dan kegiatan pembangunan tahunan yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. 

"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan masukan yang terbuka, objektif, dan konstruktif," ucapnya.

Gatot Wibowo turut memberikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam forum konsultasi publik tersebut. Ia berharap forum ini dapat menghasilkan rumusan perencanaan pembangunan yang berkualitas dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. 

"Semoga forum konsultasi publik ini dapat menghasilkan rumusan perencanaan yang berkualitas dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Bangka Selatan," pungkas Gatot Wibowo(u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved