Kamis, 23 April 2026

Berita Bangka Tengah

Nordianto Jabat Kepala Dukcapil Bangka Tengah

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman resmi melantik Nordianto sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bangka Tengah.

Dok istimewa
Bupati Algafry Rahman saat melantik sosok Nordianto sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bangka Tengah pada, Selasa (3/2/2026) kemarin. 

KOBA, BABEL NEWS - Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman resmi melantik Nordianto sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Bangka Tengah pada Selasa (3/2). Pelantikan tersebut dilakukan Algafry bersamaan dengan pengambilan sumpah jabatan sebanyak 13 nama, yang terdiri dari satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), serta sejumlah Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

Algafry Rahman menyampaikan, dilantiknya Kepala Dukcapil itu merupakan bagian terakhir untuk melengkapi struktur organisasi perangkat daerah. Hal itu karena sebelumnya dirinya telah melantik 105 Aparatur Sipil Negara (ASN), dengan rincian enam jabatan Eselon II, 95 Eselon III dan IV, serta empat kepala puskesmas dalam beberapa waktu lalu.

"Alhamdulillah, terakhir untuk pimpinan pratama di Bangka Tengah ini sudah kita selesaikan, termasuk Dinas Dukcapil. Mengapa ini terakhir? Karena rekomendasi dari Menteri Dalam Negeri baru kita terima hari Senin kemarin, sehingga hari Selasa ini langsung kita lalui prosesnya," ujar Algafry Rahman dalam keterangan yang diterima Bangkapos.com, Rabu (4/2).

Diakuinya, dengan dilantiknya 13 pejabat baru ini, maka tidak ada lagi kekosongan jabatan di setiap jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). "Semuanya sudah terisi, sudah klop untuk kita running. Kita siap melaju membangun Bangka Tengah agar lebih baik," tambahnya.

Dirinya juga mengingatkan agar para pejabat tetap menjaga kinerjanya dalam melakukan pelayanan bagi masyarakat, karena bakal terus dilakukan evaluasi secara periodik. Menurutnya, ketika ditemukan capaian kinerja yang kurang optimal pihaknya tak akan segan untuk kembali melakukan evaluasi.

"Evaluasi akan kita lakukan setiap enam bulan sekali. Jika ada yang malas, tidak ada gairah bekerja, atau tidak ada progres yang diharapkan, maka akan kita ganti. Kita membutuhkan tim yang solid dan penuh semangat pengabdian," jelasnya. (*/w4)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved