Kamis, 23 April 2026

Berita Bangka Selatan

Polres Bangka Selatan Manfaatkan Lahan Desa Tanam Jagung

Kepolisian Resor Bangka Selatan melalui Polsek Toboali dan Polsek Payung melaksanakan kegiatan penanaman jagung secara serentak.

Dokumentasi
MENANAM JAGUNG - Jajaran Polsek Toboali ketika melakukan penanaman jagung di Desa Rias, Kamis (5/2/2026). Penanaman jagung sebagai upaya mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Kepolisian Resor Bangka Selatan melalui Polsek Toboali dan Polsek Payung melaksanakan kegiatan penanaman jagung secara serentak pada Kamis (5/2). Upaya mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan ini turut melibatkan masyarakat dan unsur pemerintahan desa.

Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari program Polri. Khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional, melalui optimalisasi lahan produktif di tingkat desa. "Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam program strategis pemerintah," ujar Agus Arif Wijayanto, Kamis (5/2).

Agus Arif Wijayanto membeberkan untuk wilayah Polsek Toboali, kegiatan penanaman jagung dilaksanakan di Desa Rias, Kecamatan Toboali. Pada lokasi tersebut, jagung manis jenis bibit paragon pertiwi ditanam di atas lahan seluas satu hektare. 

Sementara itu, Polsek Payung juga melaksanakan kegiatan serupa pada waktu yang sama di Desa Sumber Jaya Permai, Kecamatan Pulau Besar. Di wilayah ini, jenis jagung yang ditanam adalah jagung pipil dengan luas lahan mencapai satu hektare. "Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan adanya dukungan lintas sektor dalam penguatan ketahanan pangan di tingkat desa," jelasnya.

Ia mengakui, pemilihan jagung sebagai komoditas utama didasarkan pada pertimbangan nilai ekonomis, kemudahan budi daya, serta kebutuhan pasar yang relatif stabil. Selain itu, jagung menjadi komoditas strategis dalam mendukung ketersediaan pangan dan pakan. 

Oleh karena itu, hasil panen nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan dikelola secara berkelanjutan. Baik untuk konsumsi maupun peningkatan ekonomi desa. "Program ketahanan pangan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kemandirian pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ucapnya. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved