Berita Bangka Barat
Polisi Pasang Spanduk Cegah Serangan Buaya
Jajaran Kepolisian Resor Bangka Barat memasang spanduk imbauan di sejumlah titik yang dinilai rawan dari ancaman serangan hewan buas, khususnya buaya.
MENTOK, BABEL NEWS - Jajaran Kepolisian Resor Bangka Barat memasang spanduk imbauan di sejumlah titik yang dinilai rawan dari ancaman serangan hewan buas, khususnya buaya. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk respons atas kekhawatiran adanya potensi korban di wilayah perairan dan bantaran sungai yang kerap menjadi habitat satwa liar tersebut.
Satu di antaranya, pemasangan di aliran Sungai Desa Peradong, Dusun 2 Menggarau, Kecamatan Simpang Teritip. Kegiatan melibatkan unsur pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan, pemasangan spanduk ini merupakan langkah kepolisian untuk mencegah adanya korban susulan akibat serangan hewan liar, khususnya buaya.
"Ini adalah langkah preventif yang kami lakukan untuk melindungi masyarakat. Kami tidak ingin ada lagi warga yang menjadi korban serangan hewan buas seperti buaya. Karena itu, kami bergerak cepat memasang imbauan di titik-titik yang dinilai rawan," kata Pradana Aditya Nugraha, Kamis (12/2).
Ia menambahkan, kawasan aliran sungai dan kolong-kolong di sejumlah wilayah Bangka Barat memang berpotensi menjadi habitat buaya. Oleh sebab itu, Polres Bangka Barat bakal melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap titik-titik rawan.
"Kami akan memetakan lokasi-lokasi yang terindikasi menjadi habitat atau jalur pergerakan buaya. Baik di aliran sungai maupun kolong-kolong di wilayah Kabupaten Bangka Barat. Pemetaan ini penting agar langkah pencegahan bisa lebih terarah," ujarnya.
Selain pemasangan spanduk, pihak kepolisian juga bakal menginstruksikan seluruh jajaran, termasuk para Bhabinkamtibmas dan personel di polsek, untuk aktif memberikan imbauan langsung kepada masyarakat.
"Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai dan kolong, terutama pada pagi dan malam hari. Jika melihat atau mengetahui keberadaan buaya, segera laporkan kepada aparat desa atau kepolisian," jelasnya.
Ia menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama Polres Bangka Barat. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan warga dinilai menjadi kunci dalam mencegah terjadinya insiden serupa. (riu)
| Keberadaan Kamaludin Masih Misterius, Tim SAR Kembali Sisir Kawasan Desa Tugang Bangka Barat |
|
|---|
| 52 Warga Kecamatan Mentok Bangka Barat Terima Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Gratis |
|
|---|
| Istirahat dari Aktivitas Politik, Ketua DPC PPP Bangka Barat Pilih Mundur dari Jabatan |
|
|---|
| Bahas Permasalahan Harga TBS Anjlok di Bangka Barat, Markus Bakal Panggil Perwakilan Pabrik Sawit |
|
|---|
| Ruang Kerja Sama Konsultasi Hukum, Polres dan DPRD Bangka Barat Tandatangani Nota Kesepahaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Plang-Imbauan-awas-ada-buaya.jpg)