Berita Bangka Barat
Polres Bangka Barat Petakan Daerah Rawan Buaya
Kepolisian Resor Bangka Barat melakukan pemetaan daerah rawan buaya dan hewan buas di wilayahnya.
MENTOK, BABEL NEWS - Kepolisian Resor Bangka Barat melakukan pemetaan daerah rawan buaya dan hewan buas di wilayahnya. Pemetaan mencakup enam kecamatan dengan puluhan titik yang dinilai berpotensi menjadi habitat maupun jalur lintasan satwa liar.
"Lokasi itu berada di kawasan sungai, kolong bekas tambang, pesisir, dan hutan bakau," kata Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha, Minggu (15/2).
Pradana Aditya Nugraha menjelaskan, data ini disusun berdasarkan laporan masyarakat, patroli anggota di lapangan, serta koordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan. "Rilis ini sebagai bentuk keterbukaan informasi sekaligus langkah pencegahan. Kami ingin masyarakat mengetahui lokasi rawan agar bisa meningkatkan kewaspadaan," harapnya.
Ia menegaskan, masyarakat diminta tidak mandi atau berenang di titik yang telah dipetakan rawan, serta segera melapor apabila melihat kemunculan buaya. "Kami ingin memastikan pemetaan ini akan diperbarui secara berkala sesuai perkembangan situasi di lapangan," jelasnya.
Dirinya mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila melihat atau mengetahui keberadaan buaya di sekitar permukiman maupun lokasi aktivitas warga. "Apabila masyarakat melihat langsung kemunculan buaya atau menemukan tanda-tanda keberadaannya di sungai, kolong, maupun pesisir, segera laporkan. Jangan mencoba mendekat atau melakukan tindakan sendiri yang berisiko," ujarnya.
Ia juga meminta, warga dapat menghubungi layanan darurat kepolisian melalui Call Center 110 yang aktif selama 24 jam dan tidak dipungut biaya. "Silakan hubungi Call Center 110. Layanan ini gratis dan siap menerima laporan masyarakat kapan pun. Informasi yang cepat dari warga sangat membantu kami dalam melakukan langkah penanganan," tegasnya. (riu)
PEMETAAN DAN TITIK POTENSI HABITAT BUAYA
-Kecamatan Mentok
Titik rawan meliputi Pantai Batu Rakit, Kolong Jep, dan Pantai Tembelok Kelurahan Tanjung, Pantai Peltim Sungai Baru, serta Kolong PAM Dusun Terabek dan Sungai Dusun Sukal Desa Belo Laut.
-Kecamatan Simpang Teritip
Lokasi rawan berada di aliran Sungai Desa Peradong, Berang, dan Mayang.
- Kecamatan Kelapa
Titik rawan tersebar di Sungai Butun, Sungai Belit, Sungai Rangkui, Sungai Kayu Arang, Sungai Mancung, Sungai Limang, Sungai Dusun Payak, Dermaga Pusuk, hingga perairan Pulau Mentubung serta sejumlah aliran sungai area persawahan.
- Kecamatan Tempilang
Titik rawan berada di kawasan perkebunan sawit, Kolong Bait, Sungai Penyampak, Sungai Tanjung Niur, Hutan Bakau Berembang, hingga Pantai Pasir Kuning.
- Kecamatan Jebus dan Parittiga
Titik rawan berada di Sungai Kendung, Sungai Pancur, Sungai Antan, Sungai Bunut, sejumlah kolong bekas tambang, hingga Pantai Tanjung Ru.
Sumber: Polres Bangka Barat
| Wacana Pembukaan Penerimaan CPNS 2026, Bangka Barat Usul 110 Formasi |
|
|---|
| Yus Derahman Buka Munaqosyah di Masjid Al Hidayah Tempilang |
|
|---|
| Rencana Pemberlakuan Batas Belanja Pegawai, Markus: TPP ASN Terancam Tak Bisa Dibayarkan |
|
|---|
| 140 Peserta Asal Bangka Barat Lolos Verifikasi Penerimaan Polri |
|
|---|
| Karniadi Raih Hadiah Mobil Toyota Rush dari Bank Sumsel Babel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/Plang-Imbauan-awas-ada-buaya.jpg)