Senin, 20 April 2026

Berita Pangkalpinang

Berharap Ekonomi Makin Baik di Tahun Kuda Api 

Karakter kuda identik dengan kerja keras, kecepatan bertindak, serta keberanian melangkah maju. Sementara itu, elemen api melambangkan energi, gairah

Editor: suhendri
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
MENYALAKAN LILIN - Warga keturunan Tionghoa menyalakan lilin dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Kelenteng Kwan Tie Miau, Pangkalpinang, Senin (16/2/2026) malam. Menyalakan lilin dalam tradisi Imlek memiliki makna mendalam. Lilin dimaknai sebagai penerangan perjalanan hidup di tahun yang akan datang. Harapannya, hidup lebih terang, lebih baik, dan penuh berkah. 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Dalam kalender tradisional Tionghoa, pergantian tahun tidak sekadar perubahan angka, namun juga pertemuan simbol-simbol kosmologis yang dipercaya membentuk karakter suatu masa.

Tahun ini menandai berakhirnya Tahun Ular Kayu dan dimulainya Tahun Kuda Api (Fire Horse). Kombinasi antara shio Kuda dan elemen Api dipercaya membawa energi besar, cepat, dinamis, penuh semangat, sekaligus sarat tantangan.

Ketua Yayasan Kelenteng Kwan Tie Miau, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung, Henry Kurniawan, menjelaskan bahwa makna Tahun Kuda Api tidak sekadar simbol, tetapi juga menjadi refleksi sikap hidup yang patut diteladani.

"Kalau kita lihat kuda, dia punya power yang luar biasa. Semangat juangnya tinggi, tenaganya kuat. Kita mengenal istilah tenaga kuda itu sebagai simbol kekuatan yang super ekstra strong. Nah, semangat itu yang seharusnya kita contoh di Tahun Kuda Api ini," kata Henry saat ditemui usai ibadah awal Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, Selasa (17/2/2026).

Dia menambahkan, karakter kuda identik dengan kerja keras, kecepatan bertindak, serta keberanian melangkah maju. Sementara itu, elemen api melambangkan energi, gairah, dan tekad yang menyala.

"Api itu simbol semangat yang tidak padam, tetapi api juga harus dikendalikan. Artinya, kita boleh bekerja keras, bergerak cepat, tetapi tetap dengan perhitungan yang matang supaya hasilnya lebih baik dan tidak gegabah," ujar Henry.

Henry menilai, Tahun Kuda Api menjadi pengingat agar masyarakat tidak lengah dan terus berupaya meningkatkan kualitas diri.

"Tahun ini menuntut kita untuk lebih aktif, lebih kreatif, dan tidak mudah menyerah. Kuda itu tidak diam. Dia terus bergerak. Jadi kita juga harus terus berusaha," tuturnya.

Dia berharap semangat tersebut tidak hanya dimaknai secara pribadi, tetapi juga kolektif bagi masyarakat Bangka Belitung.

"Semoga Tahun Kuda Api 2026 membawa keberuntungan, kesehatan, dan kemakmuran untuk kita sekeluarga, juga untuk seluruh masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kita berharap ekonomi makin baik, kehidupan makin damai, dan kebersamaan tetap terjaga," ujarnya.

Lebih lanjut, Henry mengatakan, Tahun Kuda Api dengan segala energinya menjadi simbol keberanian untuk melangkah lebih jauh. Kerja keras yang disertai perhitungan matang akan menghasilkan buah yang lebih baik. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved