Berita Bangka Barat
Warga Temukan Sisa Peluru Mortir Perang Dunia II
Warga Dusun Kemang Masam, Desa Air Putih Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, kembali menemukan benda diduga peluru mortir.
MENTOK, BABEL NEWS - Simurazi alias Gaden (43), warga Dusun Kemang Masam, Desa Air Putih Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, kembali menemukan benda diduga peluru mortir di pesisir Pantai Pelabuhan Tanjung Ular Desa Air Putih, Kecamatan Mentok, Senin (23/2).
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya Nugraha mengatakan, awalnya warga sedang mendulang atau melimbang pasir timah di pesisir Pantai Pelabuhan Tanjung Ular Desa Air Putih, pada Jum'at (20/2) sekira pukul 22.00 WIB.
"Seorang warga tidak sengaja menggali barang yang diduga mirip peluru mortir yang tertimbun di dalam pasir. Kemudian ia mengecek benda tersebut dan membawa benda tersebut ke rumahnya untuk dibersihkan," kata Pradana Aditya Nugraha.
Menurutnya, warga yang menemukan, awalnya membawa barang itu, bertujuan untuk dijual karena dinilai memiliki nilai ekonomis. "Setelah membersihkan benda tersebut terlihat mirip seperti bom, atas hal tersebut dirinya melaporkan penemuan tersebut kepada Kades Desa Air Putih. Kemudian baru dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas Desa Air Putih dan diteruskan ke Mapolsek Mentok dan Mapolres Bangka Barat," jelasnya.
Pihaknya pun kemudian mendatangi TKP, melakukan pemasangan police line, mengamankan status quo atau area penemuan oleh gabungan personel Polres Bangka Barat. "Kami juga menghubungi Sat Brimobda Polda Babel untuk melakukan penanganan," ujarnya.
"Lalu sore tadi, pukul 16.01 WIB, benda yang diduga peluru mortir tersebut berhasil dievakuasi dan diamankan oleh tim Jibom Gegana Brimobda Babel. Di Pantai Penggalang Desa Air Putih, untuk dilakukan peledakan terkendali atau disposal bahan peledak," tambahnya.
Ia mengakui, setelah dilakukan proses identifikasi hingga pendisposalan, dapat dipastikan benda tersebut merupakan proyektil peluru mortir sisa perang dunia ke II. "Karena mengingat lokasi penemuan benda di area pesisir yang dekat dengan Pelabuhan Tanjung Ular, benda temuan tersebut berpotensi adalah peluru mortir yang merupakan sisa perang atau barang lama yang terbawa arus laut," ujarnya.
Pradana Aditya Nugraha mengakui selama bertugas di Bangka Barat, penemuan benda yang diduga bahan peledak sudah terjadi tiga kali, mulai dari granat hingga mortir yang merupakan sisa Perang Dunia II.
Ia mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian terdekat apabila menemukan benda mencurigakan yang diduga bahan peledak, baik melalui Bhabinkamtibmas maupun layanan 110 yang terhubung langsung ke SPKT Polres Bangka Barat. (riu)
| 13 Hari Operasi Ketupat Menumbing di Bangka Barat, Laka Lantas Meningkat |
|
|---|
| AKP Raja Taufik Jabat Kasat Reskrim Bangka Barat |
|
|---|
| BPBD Bangka Barat Ingatkan Musim Kemarau Mulai Terjadi, Warga Diminta Hemat Air |
|
|---|
| Wabup Gotong Royong Bersihkan Kawasan Depan Rumah Mayor Mentok |
|
|---|
| Momentum Liburan Lebaran, Bangka Barat Andalkan Destinasi Wisata Pantai hingga Sejarah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20260223-MORTIR-Penemuan-benda-yang-diduga-peluru-1.jpg)