Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Bangka Barat

Persiapan Mudik Lebaran di Pelabuhan Tanjungkalian, Kendaraan Bisa ke Buffer Zone

Pemkab Bangka Barat mulai mematangkan skema pengaturan arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, yang diperkirakan mencapai puncak pada akhir Maret 2026.

Tayang:
Bangkapos.com
KAPAL CEPAT--Kapal Cepat Express Bahari, melayani penumpang pejalan kaki atau orang dari Pelabuhan Tanjungkalian ke Pelabuhan Boom Baru Palembang, saat ini kapal masih barlayar normal sebanyak dua kali dalam seminggu, yakni Senin dan Jumat, foto diambil, Senin (23/2/2026). 

MENTOK, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat mulai mematangkan skema pengaturan arus mudik Idulfitri 1447 Hijriah, yang diperkirakan mencapai puncak pada akhir Maret 2026. Pelabuhan Tanjungkalian Mentok-Tanjung Api-Api Sumsel merupakan pelabuhan penyeberangan yang melayani angkutan penumpang dan kendaraan, menggunakan armada kapal ferry dan kapal cepat Express Bahari.

Kepala Dinas Perhubungan, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Bangka Barat, Aidin Setiawan mengatakan, pemerintah telah menyiapkan skema terkait pengaturan arus mudik Lebaran 2026. "Telah kami siapkan skema, dari arus mudik kendaraan datang ke Tanjungkalian masuk ke buffer zone, agar tidak macet di jalan raya. Dan nanti dari ASDP mengatur pos-pos di area buffer zone," kata Aidin Setiawan, Selasa (24/2).

Ia menyampaikan, posko pengamanan arus mudik telah disiapkan di Parittiga dan Kelapa, serta personel yang bertugas akan bekerja sama dengan Satlantas guna mengatasi arus mudik di Babel. "Pada titik-titik itu akan mengontrol posko untuk arus mudik. Orang-orang kami tugaskan di posko tersebut, mereka bekerja sama dengan Lantas untuk mengatasi arus mudik di Babel ini," katanya.

Pihaknya juga siap menindaklanjuti terkait Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi yang meminta setiap dermaga di seluruh pelabuhan penyeberangan menyiagakan kapal selama periode Angkutan Lebaran 2026, untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, khususnya di lintas Jawa-Sumatera.

"Nanti kami koordinasi dengan pihak ASDP dan KSOP, akan dijabarkan pihak mereka terkait armada-armada itu, yang akan bertugas kapal apa saja. ASDP mengaturnya untuk kelancaran mudik lebaran," jelasnya.

Ia menjelaskan, prediksi arus puncak mudik lebaran bakal terjadi pada H-1 Lebaran 2026. Ia mengharapkan semua persiapan dapat berjalan sesuai dengan skema pengaturan yang telah dipersiapkan. "Prediksi puncak H-1 karena sudah tanggal 18 Maret itu sudah cuti bersama. Orang-orang sudah banyak mudik," ujarnya.

Sementara pihak ASDP Tanjungkalian, belum menyampaikan terkait persiapan mudik Lebaran 2026. Dikonfirmasi, mereka masih berkoordinasi dengan kepolisian dan dinas perhubungan untuk jalur mudik yang fix. (riu)

Siapkan Petugas Kesehatan
KEPALA Dinas Perhubungan, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Bangka Barat, Aidin Setiawan, mengatakan pihaknya bakal melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait guna mempersiapkan pelayanan bagi masyarakat selama arus mudik Lebaran 2026.

Aidin menjelaskan, koordinasi tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk sektor kesehatan. Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penumpang yang membutuhkan penanganan khusus.

"Itu nanti kami lakukan rapat koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Kesehatan juga mengantisipasi kalau ada penumpang manula, ibu melahirkan, disiapkan petugas kesehatan. Akan dibentuk tim agar masyarakat nyaman," kata Aidin Setiawan, Selasa (24/2).

Menurutnya, pembentukan tim kesehatan tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman, untuk masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. "Khususnya bagi kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penumpang yang mengalami kondisi kesehatan," jelasnya.

Ia menambahkan, kesiapan petugas di lapangan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran arus mudik. Sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan lancar. (riu)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved