Kamis, 9 April 2026

Berita Bangka

Dinkes Bangka Jamin Takjil di Ramadan Fair 2026 Aman Konsumsi

Sejumlah takjil yang dijajakan para pedagang di Ramadan Fair 2026, Jalan Masjid Agung Sungailiat diambil sampelnya oleh Dinas Kesehatan Bangka.

Bangkapos.com
CEK KANDUNGAN TAKJIL -Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka saat mengecek kandungan berbahaya pada sampel takjil dan makanan berbuka puasa di Ramadan Fair 2026 Jalan Masjid Agung Sungailiat, Bangka, Jumat (27/2). 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Sejumlah takjil yang dijajakan para pedagang di Ramadan Fair 2026, Jalan Masjid Agung Sungailiat diambil sampelnya oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangka. Berbagai jenis sampel jajanan itu dimasukan ke dalam plastik klip bening untuk kemudian diperiksa kandungannya.

Pemeriksaan takjil dan makanan berbuka puasa itu dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat kandungan berbahaya di dalamnya seperti formalin, boraks dan pewarna bukan makanan.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinkes Bangka, Anggia Murni menyebut, pemeriksaan kandungan takjil dan makanan berbuka puasa ini sudah yang kedua kalinya dilakukan. "Ini yang kedua kalinya di Ramadan ini, satu kalinya minggu lalu, dan yang keduanya ini," kata Anggia Murni, Jumat (27/2).

Dari hasil pemeriksaan tersebut, diketahui sampel-sampel yang diperiksa dinyatakan negatif bahan berbahaya atau dalam artian aman dikonsumsi. Pengujian kandungan terhadap takjil Ramadan tersebut tidak hanya dilakukan di kawasan Ramadan Fair 2026, melainkan juga di seluruh kecamatan di Kabupaten Bangka oleh Puskesmas masing-masing.

"Sampel yang diambil adalah jenis makanan yang diperkirakan mengandung pewarna yang tidak diperkenankan yakni methanil yellow dan rhodamin B. Jadi makanan-makanan yang berwarna mencolok,  itu yang kita pastikan apakah menggunakan pewarna tambahan berbahaya atau tidak," jelasnya.

Begitupun dengan pengecekan ataupun pengujian terhadap makanan-makanan yang diperkirakan mengandung formalin atau boraks. "Biasanya yang menggunakan itu untuk makanan-makanan olahan ikan. Tapi Alhamdulillah sampai ini kita tidak menemukan itu dan semuanya aman," tegasnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved