Berita Bangka Selatan
Satgas TMMD ke-127 Tanam Pohon Keras di Penutuk
Langkah tersebut ditandai dengan kegiatan penanaman pohon keras yang dilakukan sebagai bagian dari rangkaian program TMMD.
LEPAR, BABEL NEWS - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Penutuk, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan, tidak hanya berfokus pada percepatan pembangunan infrastruktur. Namun turut menekankan aspek kelestarian lingkungan di wilayah kepulauan. Langkah tersebut ditandai dengan kegiatan penanaman pohon keras yang dilakukan sebagai bagian dari rangkaian program TMMD.
Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-127, Mayjen TNI Muhammad Muchidin mengatakan, penanaman pohon tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap keseimbangan alam. Sekaligus simbol komitmen TNI dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pedesaan.
Pembangunan desa tidak semata-mata berorientasi pada percepatan penyelesaian infrastruktur fisik, tetapi harus mempertimbangkan dampak jangka panjang terhadap lingkungan. "Selain membangun jalan, rumah, MCK, dan fasilitas umum lainnya, kita juga ingin memastikan lingkungan tetap terjaga. Pohon keras yang kita tanam hari ini diharapkan dapat tumbuh dan memberi manfaat bagi masyarakat ke depan," kata Muhammad Muchidin, Minggu (1/3).
Muhammad Muchidin membeberkan dalam TMMD ke-127 di Desa Penutuk, salah satu sasaran utama adalah pembukaan akses jalan sepanjang 5,5 kilometer. Jalan tersebut diharapkan dapat membuka keterisolasian wilayah, meningkatkan mobilitas warga. Sekaligus mendorong tumbuhnya peluang ekonomi baru di desa kepulauan tersebut.
Meningkatnya aktivitas masyarakat sebagai dampak dari akses jalan yang lebih baik perlu diimbangi dengan upaya penghijauan agar pembangunan tetap selaras dengan alam. Penanaman pohon keras ini, lanjut dia, menjadi langkah awal dalam menjaga kualitas lingkungan di sekitar area pembangunan.
Pohon-pohon tersebut diharapkan dapat berfungsi sebagai peneduh, penyerap air, serta menjaga struktur tanah di sekitar badan jalan yang baru dibuka. "Maka dari itu, penghijauan menjadi penting agar dampak pembangunan tetap selaras dengan alam," ujar Muhammad Muchidin.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut ditargetkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk bersama-sama merawat lingkungan desa. Keterlibatan warga dinilai penting agar hasil penghijauan tidak berhenti pada penanaman semata. Melainkan benar-benar tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang.
"Kami juga berharap warga agar ikut merawat pohon yang telah ditanam sehingga dapat tumbuh optimal dan menjadi warisan bagi generasi mendatang," ucapnya. (u1)
| Lindungi Anak di Ruang Digital, Bangka Selatan Siap Implementasikan PP Tunas |
|
|---|
| Kapolres Bangka Selatan Pimpin Sertijab Tiga PJU, Kasi Humas dan Dua Kapolsek Berganti |
|
|---|
| Polisi dan Warga Gotong Royong Sembelih Hewan Kurban |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Perketat Pengawasan Kesehatan Hewan Kurban, Belum Ada Temuan Penyakit |
|
|---|
| Pemkab Bangka Selatan Sesuaikan 4 Struktur OPD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/PENINJAUAN-TMMD.jpg)