Berita Bangka Barat
Belum Ada Extra Trip di Pelabuhan Tanjungkalian
Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Tanjungkalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat, masih berjalan normal hingga Sabtu (7/3).
MENTOK, BABEL NEWS - Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Tanjungkalian Mentok, Kabupaten Bangka Barat, masih berjalan normal hingga Sabtu (7/3). Dengan melayani sembilan trip kapal feri setiap hari menuju Pelabuhan Tanjung Api-api, Sumatera Selatan.
Kapal feri berangkat secara bergantian dari Mentok menuju Tanjung Api-api maupun sebaliknya. Dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh operator penyeberangan.
Pada sepekan terakhir ini, arus penyeberangan masih terpantau lancar tanpa adanya penumpukan atau kepadatan kendaraan di area pelabuhan. Jam keberangkatan kapal feri dimulai pukul 07.00 WIB hingga malam pukul 23.00 WIB dan belum ada extra trip hingga saat ini.
Kepala Dinas Perhubungan, Perumahan, dan Kawasan Permukiman Bangka Barat, Aidin Setiawan mengatakan, Menteri Perhubungan (Menhub) meminta setiap dermaga di seluruh pelabuhan penyeberangan menyiagakan kapal selama periode angkutan Idulfitri 2026. Tujuannya untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan, khususnya di lintas Jawa-Sumatera.
Ia memastikan pemerintah daerah bersama ASDP Tanjungkalian telah menyiapkan skema terkait pengaturan arus mudik Lebaran 2026. "Nanti bakal dijabarkan mereka (ASDP) terkait armada-armada itu, yang akan bertugas kapal apa saja. ASDP mengaturnya untuk kelancaran mudik Lebaran," jelas Aidin Setiawan.
Selain itu, pihaknya telah mengatur manajemen antrean, strategi utama untuk mencegah kemacetan di badan jalan dengan penggunaan sistem ring parkir. "Seperti buffer zone 1 di Pantai Batu Rakit, difungsikan untuk kendaraan yang belum memiliki tiket. Di sini, petugas akan membantu edukasi pembelian tiket online melalui Ferizy," ujarnya.
Kemudian, pada buffer zone 2 di kawasan pelabuhan, diperuntukkan bagi kendaraan yang sudah memiliki tiket dan siap masuk ke kantong parkir siap muat pelabuhan. "Kapasitas area parkir di Batu Rakit mampu menampung sekitar 400 unit kendaraan roda empat untuk mengurangi antrean di bahu jalan," jelasnya.
Aidin Setiawan memastikan, semua telah disiapkan skemanya, dari arus mudik kendaraan datang ke Tanjungkalian masuk ke buffer zone, hingga memasukan kapal dan berangkat menuju tujuan. "Tentu ini kami lakukan agar tidak macet di jalan raya, nanti dari ASDP mengatur pos-pos di area buffer zone," ujarnya.
Ia menyampaikan, posko pengamanan arus mudik telah disiapkan pada sejumlah daerah, bukan hanya di Mentok, tetapi Parittiga dan Kelapa, personel disiapkan untuk mengatasi arus mudik. "Ada orang-orang kami tugaskan di posko tersebut, mereka bekerja sama dengan Lantas untuk mengatasi arus mudik di Babel ini," jelasnya.
Sementara untuk prediksi arus puncak mudik Lebaran diakuinya, bakal terjadi pada H-1 Idulfitri 2026. (riu)
| Keberadaan Kamaludin Masih Misterius, Tim SAR Kembali Sisir Kawasan Desa Tugang Bangka Barat |
|
|---|
| 52 Warga Kecamatan Mentok Bangka Barat Terima Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Gratis |
|
|---|
| Istirahat dari Aktivitas Politik, Ketua DPC PPP Bangka Barat Pilih Mundur dari Jabatan |
|
|---|
| Bahas Permasalahan Harga TBS Anjlok di Bangka Barat, Markus Bakal Panggil Perwakilan Pabrik Sawit |
|
|---|
| Ruang Kerja Sama Konsultasi Hukum, Polres dan DPRD Bangka Barat Tandatangani Nota Kesepahaman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Suasana-kendaraan-di-Pelabuhan-Tanjungkalian-Muntok-Kabupaten-Bangka-Barat.jpg)