Berita Pangkalpinang
Pemkab Bangka Selatan Raih Dua Penghargaan BPOM Pangkalpinang
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan meraih dua penghargaan dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Pangkalpinang
TOBOALI, BABEL NEWS – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan meraih dua penghargaan dari Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Pangkalpinang.
Pertama, penghargaan sebagai pemerintah daerah penerima dana alokasi khusus bantuan operasional kesehatan (DAK BOK) non-fisik BPOM dengan pencapaian output dan anggaran tertinggi pada pelaksanaan tahun anggaran 2025.
Kedua, dinobatkan sebagai kabupaten/kota dengan nilai tertinggi di Pulau Bangka, khususnya dalam Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA) tahun 2025.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Hefi Nuranda, mengatakan, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus meningkatkan kinerja, khususnya dalam upaya mewujudkan keamanan pangan dan pengawasan obat yang lebih baik bagi masyarakat.
“Kami akan terus mengoptimalkan keamanan pangan bagi masyarakat,” kata Hefi kepada Bangka Pos, Jumat (13/3/2026).
Ia menyebutkan, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan komitmen berbagai pihak, khususnya dalam meningkatkan pengawasan obat dan makanan serta menjaga keamanan pangan di Negeri Junjung Besaoh.
Hefi pun berharap kolaborasi antara BPOM dan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dapat terus terjalin dengan baik, terutama dalam upaya meningkatkan pengawasan obat dan makanan serta menjamin keamanan pangan bagi masyarakat.
Lebih lanjut, dia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan akan terus memperkuat sinergi dengan BPOM dan berbagai pihak terkait guna meningkatkan kualitas pengawasan serta memberikan perlindungan yang lebih baik kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Balai POM di Pangkalpinang, Agus Riyanto, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan atas berbagai pencapaian yang berhasil diraih dalam bidang pengawasan obat dan makanan serta upaya menjaga keamanan pangan di daerah.
Berdasarkan hasil penilaian mandiri KKPA, Kabupaten Bangka Selatan memperoleh nilai tertinggi se-Pulau Bangka dengan skor 62.
Selain itu, Agus juga mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam pelaksanaan DAK BPOM tahun anggaran 2025 yang mencatatkan realisasi tertinggi di Pulau Bangka.
Realisasi anggarannya mencapai 94 persen dan realisasi outputnya mencapai 100 persen sehingga menjadi yang tertinggi di Pulau Bangka.
“Capaian tersebut dinilai menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam memanfaatkan anggaran secara efektif untuk mendukung program pengawasan obat dan makanan di wilayahnya,” kata Agus. (u1)
| 2 Guru Besar dan 3 Lektor Kepala Ikut Fit and Proper Test Calon Rektor IAIN SAS Babel |
|
|---|
| Dedy Yulianto Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara |
|
|---|
| SPMB SMA Sederajat 2026/2027: Total Daya Tampung Babel 27.864 siswa |
|
|---|
| Realisasi Kinerja Sejumlah OPD Pangkalpinang Belum Mencapai Target |
|
|---|
| Realisasi Kinerja 3 OPD Kota Pangkalpinang Masih di Bawah 15 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/20260313_penghargaan-BPOM.jpg)