Selasa, 21 April 2026

Berita Pangkalpinang

Murid TK Santa Theresia 1 Pangkalpinang Mengenal Lebih Dekat Bangka Pos

Didampingi para guru, murid-murid tersebut mengenal lebih dekat koran Bangka Pos dan proses memproduksinya.

Editor: suhendri
ISTIMEWA
BERFOTO BERSAMA - Murid dan guru TK Santa Theresia 1 Pangkalpinang berfoto bersama di ruang cetak Bangka Pos, Jumat (13/3/2026). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Sekitar 70 murid TK Santa Theresia 1 Pangkalpinang mengunjungi kantor Bangka Pos Group di Jalan Abdurrahman Siddik Nomor 1B, Pangkalpinang, Jumat (13/3/2026).

Didampingi para guru, murid-murid tersebut mengenal lebih dekat koran Bangka Pos dan proses memproduksinya.

Leon, murid TK Santa Theresia 1 Pangkalpinang, yang paling mencuri perhatian. Dalam sesi interaksi, Leon melontarkan pertanyaan mengenai perkembangan koran. 

"Bagaimana perkembangan koran?" tanya Leon. Sontak pertanyaan ini membuat para guru yang mendampingi di Studio Bangka Pos terdiam. Pertanyaan Leon seolah mewakili rasa penasaran orang dewasa yang ingin tahu nasib koran cetak di masa depan di tengah kepungan digitalisasi.

"Bagus sekali (pertanyaan) adek Leon. Eksistensi koran memang masih relatif baik," kata Edy, PiC Video Bangka Pos.

Bangka Pos merupakan media pertama dan terbesar di Bangka Belitung. Kehadirannya menjadi peran yang tak terlepas dari proses pembangunan Negeri Serumpun Sebalai hingga saat ini.

Akar kepercayaan informasi yang disuguhkan Bangka Pos masih sangat dibutuhkan dan terus diperlukan seluruh elemen masyarakat. 

Seiring berjalannya waktu, Bangka Pos pun berkembang menyesuaikan dengan zaman.

Telah hadir website berita Bangka Pos dan Pos Belitung, termasuk di dalamnya distribusi dalam bentuk media sosial berbagai platform dan video. 

"Bangka Pos menyempurnakan diri, berkembang dengan dunia teknologi. Ada portal online, medsos, dan video. Semua untuk memberikan informasi terbaik kepada seluruh pembaca setia Bangka Pos," ujar Edy.

Adet, guru Santa Theresia 1 Pangkalpinang, mengucapkan terima kasih telah diberikan kesempatan untuk hadir dan mendapatkan informasi soal proses pembuatan koran Bangka Pos. 

"Terima kasih Pak Edy, terima kasih Bangka Pos. Mohon maaf jika dalam kegiatannya anak-anak merepotkan. Maklumlah anak-anak begitu bersemangat belajar di sini. Sukses terus buat Bangka Pos," tutur Adet.

Selain berinteraksi di Studio Bangka Pos, seluruh murid diajak untuk lebih dekat melihat mesin cetak koran. Kunjungan ditutup dengan berfoto bersama. (ero)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved