Selasa, 9 Juni 2026

Berita Bangka

Polres Bangka Setop Sementara Aktivitas Besuk Tahanan

Kepolisian Resor Bangka mengambil kebijakan untuk menghentikan sementara aktivitas besuk tahanan.

Tayang:
Bangkapos.com
Kapolres Bangka, Deddy Dwitiya Putra. 

SUNGAILIAT, BABEL NEWS - Kepolisian Resor Bangka mengambil kebijakan untuk menghentikan sementara aktivitas besuk tahanan. Langkah itu diambil setelah sebelumnya ada kejadian 8 orang tahanan Polres Bangka yang melarikan diri dari sel pada Rabu (8/4) subuh.

Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya Putra mengatakan, pada saat setelah kejadian itu, pihaknya langsung menghentikan aktivitas kunjungan kepada para tahanan. "Karena yang pertama kita harus memperbaiki sel yang dirusak dan menambah teralis-teralis, khususnya di ruang jenguk tahanan," kata Deddy Dwitiya Putra, Jumat (10/4).

Ia menyebut, secepatnya akan dibuka kembali aktivitas besuk tersebut apabila dari pihak keluarga atau kerabat yang ingin menjenguk tahanan. "Mungkin dalam satu dua hari nanti sudah bisa berkunjung," jelasnya.

Diberitakan Bangkapos.com, rangkaian proses pelarian delapan orang tahanan dari sel Polres Bangka, Rabu (8/4) subuh hari sekira pukul 04.15 WIB lalu semakin membuka titik terang. Dalam konferensi pers yang dilaksanakan pada Jumat (10/4) di Aula Tribrata Polres Bangka, terungkap gambaran peristiwa dan kronologi kaburnya para tahanan tersebut.

Pada kesempatan itu, turut ditunjukkan sejumlah barang bukti seperti dua buah bilah mata gergaji besi, gunting, ember dan satu unit motor. "Gergaji ini diselipkan di ember," kata Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Agus Sugiyarso sambil menunjuk bagian lengkungan bibir ember.

Ember itu biasanya memang digunakan oleh para tahanan untuk mandi. Sedangkan gergaji itu diduga berasal atau diselundupkan oleh penjenguk salah satu tahanan yang kabur. Kemudian, gergaji itu digunakan untuk memotong satu batang beli teralis salah satu blok sel tahanan yang berada dekat ruang jenguk tahanan. Selain memotong teralis, para tahanan juga memotong kawat tipis menggunakan gunting.

Lalu, setelah batang besi teralis tersebut dibengkokkan dan kawat berhasil dipotong, dari sela-sela celah itulah kemudian para tahunan keluar dan kemudian melarikan diri dengan leluasa lewat jendela yang tanpa pengamanan berarti itu.

Saat ini, lokasi tersebut telah dipasang teralis pengaman sementara menggunakan kerangka baja. Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya putra juga menyebut bahwa nantinya sel-sel di dekat ruang jenguk tahanan itu semuanya akan dipasangi teralis.

Termasuk jendela dan pintu tempat keluar masuk penjenguk tahanan juga akan ditambah pengamanan dengan dipasangi teralis. "CCTV juga akan kita tambah, termasuk untuk di luar  gedung (sisi ruang jenguk tahanan-red)," jelasnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved