Selasa, 21 April 2026

Berita Belitung Timur

Seleksi Program Latih Kerja Panasonic, Kamarudin Dorong Pemuda Jadi Tenaga Kerja Profesional

Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten memberikan motivasi besar bagi generasi muda untuk tidak takut bermimpi tinggi dalam meniti karir.

Istimewa/Dok. Diskominfo Beltim
Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten usai membuka Rapat Pembentukan Forum Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan (FTSL) di Ruang Satu Hati Bangun Negeri Sekretariat Daerah, Kamis (10/4). 

MANGGAR, BABEL NEWS - Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten memberikan motivasi besar bagi generasi muda untuk tidak takut bermimpi tinggi dalam meniti karir. Hal ini disampaikan Afa, sapaan akrabnya, saat membuka seleksi program latih kerja hasil kerja sama Pemkab Belitung Timur dan PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Jumat (17/4).

Afa memproyeksikan program ini sebagai gerbang bagi putra daerah untuk menjadi tenaga kerja profesional di tingkat internasional. "Program ini bukan hanya untuk kerja di Jakarta, tapi bisa sampai ke Korea dan Jepang. Kita ingin anak-anak Kabupaten Belitung Timur punya kesempatan yang sama untuk bersaing, bahkan di tingkat internasional," ujar Afa.

Menurutnya, komitmen dalam membuka akses kerja ini dilakukan untuk menjawab keresahan warga atas lapangan pekerjaan yang semakin kompetitif. Diakuinya, alumni program ini telah banyak yang sukses menjadi pahlawan devisa di luar negeri.

"Saya dorong anak-anak kita jangan berhenti belajar. Sambil kerja pun kalau bisa tetap lanjut kuliah. Karena kalau pendidikannya meningkat, otomatis peluang dan pendapatan juga akan ikut berubah," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga membocorkan rencana jangka panjang pemerintah daerah untuk membangun kemandirian ekonomi. Pemkab Belitung Timur saat ini sedang menyiapkan sosialisasi Kawasan Industri Aik Kelik (KIAK) di Kecamatan Kelapa Kampit.

"Dalam waktu dekat kawasan industri akan mulai disosialisasikan. Ini sudah lama kita siapkan, dan harapannya bisa membuka lebih banyak lapangan kerja di daerah kita sendiri," ungkap Afa.

Plt Kepala Disnakerkopukm Belitung Timur, Adi Usman mengatakan minat masyarakat terhadap program ini tetap tinggi meski persyaratan administrasinya cukup ketat. Proses penyaringan dilakukan secara bertahap guna memastikan kualitas peserta.

"Awalnya ada sekitar 34 pendaftar, kemudian dilakukan seleksi administrasi hingga tersisa 30 orang yang mengikuti tahapan psikotes dan wawancara hari ini," ujar Adi Usman.

Ia menjelaskan, kerja sama PT Panasonic ini telah memasuki tahun keempat sejak dimulai pada 2018. Meskipun kuota yang diberikan perusahaan tetap 10 orang, Disnakerkopukm terus berupaya melakukan negosiasi agar jatah tersebut bisa ditambah di masa mendatang.

"Setiap tahun memang hanya 10 orang. Harapan kami ke depan tentu ada penambahan kuota agar lebih banyak anak-anak Beltim yang mendapat kesempatan," ucapnya.

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnakerkopukm, Khristy Arry Widhaswara menjelaskan, program ini memiliki jalur lanjutan yang sangat menarik, yakni peluang penempatan kerja ke Jepang setelah masa magang di Jakarta selesai.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur melalui APBD telah menyiapkan fasilitas khusus bagi para peserta yang berminat berkarir di sana. "Kita juga siapkan kelas bahasa yang dibiayai pemerintah daerah. Setelah itu mereka bisa bekerja di Jepang dengan kontrak hingga tiga tahun," ungkap Khristy. (z1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved