Kamis, 23 April 2026

Berita Bangka Selatan

Penggilingan Padi Batu Betumpang Jadi Motor Ekonomi Baru

Fasilitas penggilingan padi ini dinilai strategis dalam mendukung pengolahan hasil panen sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Bangkapos.com
MUSIM TANAM -Sejumlah petani ketika melakukan penanaman padi di lahan persawahan Desa Rias, Sabtu (18/4). Guna mengantisipasi kekeringan petani diminta mengatur pola tanam dan memilih benih padi tahan kekeringan. 

PULAU BESAR, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengakselerasi penguatan ekonomi berbasis pertanian melalui optimalisasi pengelolaan Rice Milling Plant (RMP) Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar. Fasilitas penggilingan padi ini dinilai strategis dalam mendukung pengolahan hasil panen sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat. 

Dengan kapasitas produksi yang besar, RMP diharapkan mampu menjadi motor penggerak sektor pangan di daerah. Langkah ini juga diarahkan untuk memperkuat kemandirian daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bangka Selatan, Ade Hermawan, berujar pengelolaan RMP menjadi bagian penting dalam meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat. Keberadaan fasilitas ini dapat memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian, khususnya gabah milik petani. 

Selain itu, RMP juga berpotensi menciptakan peluang usaha baru di sektor pengolahan pangan. "Pengelolaan RMP ini menjadi upaya meningkatkan kegiatan perekonomian masyarakat serta mendukung kesempatan berusaha, khususnya pada sektor usaha Rice Milling Plant," kata Ade Hermawan, Rabu (22/4).

Menurutnya, RMP Batu Betumpang memiliki kapasitas penggilingan sekitar tiga ton per jam, sehingga mampu menampung hasil panen petani dalam jumlah besar. Kapasitas tersebut dinilai cukup untuk melayani kebutuhan pengolahan gabah di wilayah Batu Betumpang dan sekitarnya. 

"Ke depan, gabah para petani akan dibeli oleh pengelola RMP, namun saat ini kita masih menunggu regulasi berupa Peraturan Bupati," jelas Ade Hermawan.

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah melakukan perhitungan terkait besaran sewa dan mekanisme pengelolaan RMP Batu Betumpang. Langkah ini penting agar pengelolaan dapat berjalan optimal, transparan, dan berkelanjutan. Skema yang tepat diharapkan mampu menghadirkan pengelola yang profesional sekaligus memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah.

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menaruh harapan besar terhadap keberadaan RMP Batu Betumpang sebagai penggerak ekonomi lokal. Fasilitas ini diharapkan tidak hanya membantu petani dalam pengolahan hasil panen, tetapi juga memperkuat sektor pertanian secara menyeluruh. 

"Harapannya, keberadaan RMP ini benar-benar dapat membantu para petani di Batu Betumpang khususnya, dan kawasan persawahan di Bangka Selatan pada umumnya," pungkasnya. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved