Berita Bangka Tengah
Dua Unit Ekskavator Milik Pemprov Tata TPA Jongkong
Sebanyak dua unit ekskavator dari Pemprov Bangka Belitung akan dikerahkan untuk melakukan penataan di tempat pemrosesan akhir (TPA) Jongkong, Koba.
KOBA, BABEL NEWS - Sebanyak dua unit ekskavator dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan dikerahkan untuk melakukan penataan di tempat pemrosesan akhir (TPA) Jongkong, Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman menyampaikan, dua ekskavator itu dikerahkan untuk menindaklanjuti aturan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang melarang sistem open dumping atau pembuangan sampah terbuka.
"Memang sebagaimana aturan dari KLH, yang menyampaikan ya ke depan itu untuk proses sampah ini tidak boleh proses dumping. Jadi semuanya harus kita proses sampah ini," ujar Algafry Rahman, Selasa (21/4).
Menurut Algafry Rahman, hadirnya alat berat pinjaman dari Provinsi ini diharapkan dapat mempercepat penataan TPA Jongkong tersebut. "Ini masih berproses, mudah-mudahan sampai Agustus nanti masa terakhirnya bisa selesai. Jadi kami melakukan peminjaman untuk menyelesaikan ini," sebutnya.
Pihaknya juga terus melakukan sejumlah upaya perbaikan tata kelola persampahan. Upaya yang dilakukan termasuk dengan edukasi kepada masyarakat agar bisa mengolah secara mandiri, sehingga bisa meminimalisir jumlah sampah hasil rumah tangga.
"Kita juga terus berupaya untuk menyelesaikan persoalan-persoalan sampah ini sebagaimana nanti petunjuk dan aturan dari KLH. Satu per satu nanti kita masih follow-up," ujarnya. (w4)
| ASN Bangka Tengah Diajak Rutin Donor Darah |
|
|---|
| Gubernur Babel, Kajati Babel, hingga Bupati Tanam Padi di Desa Namang |
|
|---|
| Donor Darah Peringatan Hari Kartini, PMI Bangka Tengah Kumpulkan Puluhan Kantong Darah |
|
|---|
| 5 Sumur Bor Dibangun di Kawasan Sawah Namang-Belilik |
|
|---|
| Berkas Administrasi 154 Calhaj Asal Bangka Tengah Rampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/babel/foto/bank/originals/Bupati-Bangka-Tengah-Algafry-Rahman-saat-diwawancara.jpg)