Jumat, 24 April 2026

Berita Pangkalpinang

PMI dan Sekolah di Bangka Belitung Jalin Kerja Sama

Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyosialisasikan Bulan Dana PMI Tahun 2026.

Editor: suhendri
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
SOSIALISASI BULAN DANA PMI - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah (kedua dari kanan) menghadiri sosialisasi Bulan Dana PMI Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada para mitra di Balai Betason, kantor Wali Kota Pangkalpinang, Rabu (22/4/2026). 

PANGKALPINANG, BABEL NEWS - Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyosialisasikan Bulan Dana PMI Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada para mitra, Rabu (22/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Balai Betason, kantor Wali Kota Pangkalpinang, tersebut turut dihadiri Ketua PMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah, Sekretaris PMI Kota Pangkalpinang Andes Wahyono, dan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Pangkalpinang Agustu Afendi.

Selain sosialisasi, kegiatan tersebut  juga diisi dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara PMI dengan sejumlah sekolah.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi serta meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kegiatan kemanusiaan, khususnya donor darah.

Agustu Afendi menegaskan bahwa sosialisasi Bulan Dana PMI memiliki urgensi tinggi, terutama dalam memperkuat kolaborasi antara PMI dengan berbagai mitra strategis guna mendukung program kemanusiaan.

"Hari ini kita melaksanakan sosialisasi dana untuk PMI sekaligus memberikan penghargaan kepada mitra-mitra PMI Pangkalpinang. Kegiatan ini sangat penting, terutama dalam mendukung kolaborasi guna mencapai target program PMI, khususnya dalam peningkatan jumlah pendonor darah," kata Agustu kepada awak media usai acara.

Ia menyebutkan, PMI memiliki peran vital dalam kehidupan masyarakat, terutama dalam kondisi darurat medis.

Menurutnya, PMI kerap menjadi garda terdepan saat masyarakat membutuhkan pertolongan cepat.

"PMI ini adalah sebuah garansi. Ketika terjadi kecelakaan atau kondisi yang membutuhkan tindakan medis, PMI menjadi organisasi yang pertama dibutuhkan oleh masyarakat di mana pun berada," ujar Agustu. 

Lebih lanjut, Agustu mengungkapkan, kebutuhan darah di PMI Kota Pangkalpinang saat ini mencapai sekitar 50 kantong per hari.

Angka tersebut dinilai cukup tinggi sehingga memerlukan dukungan aktif dari masyarakat untuk menjadi pendonor darah secara rutin.

"PMI Kota Pangkalpinang membutuhkan sekitar 50 kantong darah per hari. Ini angka yang besar sehingga perlu dukungan semua pihak agar kebutuhan tersebut dapat terpenuhi," tutur Agustu.

Pada kesempatan tersebut, PMI juga memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra yang dinilai berkontribusi dalam pelaksanaan Bulan Dana PMI Tahun 2026.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk berdonor darah makin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara PMI dan berbagai pihak dalam mendukung pelayanan kemanusiaan di Kota Pangkalpinang," ujar Agustu. (t2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved