Kamis, 7 Mei 2026

Berita Bangka Selatan

Pemkab Bangka Selatan Perbaiki Bertahap Jalan Perbatasan

Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus mendorong percepatan penanganan infrastruktur jalan.

Tayang:
Dokumentasi
TINJAU JALAN -Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid ketika meninjau Jalan Baher di Kecamatan Toboali beberapa waktu lalu. Jalan sepanjang satu kilometer tersebut kini terus dikebut untuk proses perbaikan tahun 2026. 

TOBOALI, BABEL NEWS - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus mendorong percepatan penanganan infrastruktur jalan, termasuk menjalin koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk ruas yang bukan menjadi kewenangannya. Sejumlah jalan rusak di Kecamatan Airgegas dan Payung saat ini masih berstatus jalan provinsi sehingga penanganannya berada di bawah pemerintah provinsi. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bangka Selatan, Elfan Rulyadi, mengatakan pihaknya telah kembali menindaklanjuti persoalan tersebut usai rapat paripurna DPRD beberapa waktu lalu. Pemerintah daerah bahkan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan progres penanganan jalan provinsi tersebut. 

Pemerintah provinsi telah memberikan sinyal positif terkait rencana perbaikan. Hal ini menjadi harapan bagi masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi jalan. "Kami sudah menanyakan kembali dan mereka menyampaikan insya Allah tahun ini masuk penanganan," kata Elfan Rulyadi, Minggu (3/5).

Menurut Elfan Rulyadi, titik yang menjadi perhatian khusus adalah ruas jalan Payung-Pangkal Buluh. Jalan tersebut kerap terdampak banjir saat musim hujan, terutama di sekitar kawasan dekat pabrik singkong. Kondisi tersebut menyebabkan akses transportasi terganggu dan berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat. Penanganan dari pihak provinsi dapat mengatasi persoalan tersebut secara menyeluruh.

Selain fokus pada jalan, pemerintah daerah juga melakukan langkah penataan ruang sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan infrastruktur. Pada 2026, Pemkab Bangka Selatan telah menyiapkan sejumlah peraturan bupati terkait penertiban Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). "Tahun 2026 kami sudah menyiapkan perbup penertiban tata ruang sebagai tindak lanjut rekomendasi," jelas Elfan Rulyadi.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga menghadapi tantangan panjangnya ruas jalan kabupaten yang harus ditangani. Berdasarkan data, total panjang jalan kabupaten di Bangka Selatan mencapai sekitar 625 kilometer dengan kondisi yang beragam di setiap ruas. Hal ini membuat penanganan tidak dapat dilakukan secara sekaligus, melainkan bertahap sesuai prioritas. Keterbatasan anggaran juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi percepatan perbaikan.

"Saat ini kami fokus pada beberapa ruas prioritas yang memang benar-benar perlu perbaikan," sebutnya.

Ke depan, pemerintah daerah telah menargetkan perbaikan lanjutan dapat dilakukan secara bertahap hingga 2027. Perencanaan ini disusun agar penanganan infrastruktur dapat berjalan lebih sistematis dan berkelanjutan. 

Pihaknya optimistis dengan dukungan berbagai pihak, perbaikan jalan dapat terealisasi sesuai target. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. "Insya Allah pada 2027 perbaikan untuk ruas-ruas tersebut dapat dilaksanakan. Khususnya tiga ruas jalan kabupaten," pungkas Elfan Rulyadi. (u1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved