Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Belitung Timur

Peternak Lokal Mampu Penuhi 40 Persen Kebutuhan Sapi Kurban di Belitung Timur 

Sektor peternakan di Kabupaten Belitung Timur menunjukkan tren positif menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah

Tayang:
Editor: suhendri
Ist/Diskominfo SP Beltim
PERIKSA SAPI - Tim dari Dinas Pertanian dan Pangan (Distangan) Belitung Timur melakukan pemeriksaan kesehatan sapi milik peternak lokal di Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (14/5/2026). Saat ini, kontribusi peternak lokal dalam memenuhi kebutuhan hewan kurban di Belitung Timur meningkat hingga 40 persen berkat pola integrasi ternak di kawasan perkebunan kelapa sawit. 

MANGGAR, BABEL NEWS - Sektor peternakan di Kabupaten Belitung Timur menunjukkan tren positif menjelang perayaan Iduladha 1447 Hijriah.

Kontribusi peternak lokal dalam memenuhi kebutuhan sapi kurban di Beltim mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Dinas Pertanian dan Pangan (Distangan) Beltim mencatat, saat ini peternak lokal mampu memenuhi sekitar 40 persen dari total kebutuhan sapi kurban di daerah tersebut.

Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya berkisar di angka 30 persen.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Distangan Beltim, Therissia Hati, mengatakan, peningkatan tersebut didorong oleh mulai populernya pola integrasi peternakan sapi pada perkebunan kelapa sawit di Beltim.

“Sekarang sudah mulai banyak peternak yang mengembangkan sapi bali di kawasan kebun sawit,” ujar Therissia saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2026).

Sistem integrasi tersebut dinilai lebih efisien karena peternak dapat memanfaatkan lahan kebun sawit sebagai area gembala.

Selain itu, dukungan pakan tambahan juga mulai berdatangan dari perusahaan sawit di sekitarnya.

Meski demikian, Therissia mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah mengubah pola pikir masyarakat.

Menurutnya, banyak warga Beltim yang masih menempatkan peternakan sebagai usaha sampingan semata.

Mindset masyarakat kita masih banyak yang menjadikan beternak itu sebagai usaha sampingan. Kami berharap ke depan makin banyak yang menjadikan peternakan sebagai penghasilan utama,” tuturnya.

Guna mendukung kemandirian peternak, Pemkab Beltim menjalankan program perguliran ternak.

Program ini mewajibkan kelompok peternak yang telah sukses mengembangkan bantuan untuk memberikan bibit kepada kelompok peternak baru.

Selain program kabupaten, bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pun terus diupayakan untuk masuk ke kelompok-kelompok yang potensial guna mempercepat pertumbuhan populasi ternak lokal.

Upaya-upaya tersebut diharapkan dapat terus menekan ketergantungan Beltim terhadap pasokan sapi kurban dari luar daerah yang ongkos kirimnya cukup besar.

“Alhamdulillah pola ini berjalan baik. Kami akan terus dorong supaya peternak lokal makin banyak dan mandiri secara ekonomi,” ujar Therissia. (z1)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved